Tinjau Jalan Rusak Masuk ke Mesjid Al Alam, Gubernur Ali Mazi: Ini Segera Harus Dikerjakan

waktu baca 2 menit
Gubernur Sultra, Ali Mazi bersama Walikota Kendari, Zulkarnain dan unsur Forkopimda Sultra. Foto: Ahmad/Triaspolitika.id

KENDARI, TP – Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi bersama Wali Kota Kendari, Zulkarnain lakukan tinjauan terkait kondisi jalan di Masjid Al-Alam Kendari yang mengalami rusak akibat abrasi pantai. Kamis (15/4/2021).

Menanggapi aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan tersebut, pihak Pemerintah Provinsi (pemprov) setelah meneninjau langsung berencana untuk segera melakukan perbaikan jalan Masjid Al-Alam, Sebab jika dibiarkan lebih lama kemungkinan besar jalan tersebut akan semakin rusak, sehingga perlu dilakukan penanganan segera.

“Kondisinya sangat memprihatinkan, dimana beberapa struktur bahu jalan terbongkar akibat hantaman ombak. Kalau ini dibiarkan lagi sampai jangka waktu setengah tahun, maka jalan ini sudah putus, karena kita bisa lihat sendiri kondisinya sudah hancur semua,” ujar Gubernur Ali Mazi.

Gubernur Ali Mazi menegaskan, jika jalan tersebut, harus secepatnya mendapatkan tindakan serius, untuk itu, pemerintah provinsi dan pemerintah kota kendari akan segera menghitung anggaran yang akan digunakan dalam pekerjaan jalan tersebut.

“Ini harus segera dikerjakan. Kalau tidak, maka biayanya lebih besar lagi. Kita juga sekarang kan lagi siaga darurat, tentu yang menjadi prioritas adalah membangun hal-hal seperti yang kita lihat sekarang ini,” ujarnya.

Guna mempercepat upaya perbaikan jalan tersebut kata Ali Mazi, akan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Kendari serta akan menggunakan Biaya Tak Terduga (BTT).

“Untuk anggarannya, kita akan menggunakan dana BTT. Kalau ada hal-hal mendasar seperti ini segera buatkan berita acara bahwa ada hal yang urgen yang mesti dikerjakan,” ujarnya.

Untuk diketahui, selain Gubernur Ali Mazi, juga turut hadir Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Abdul Rahim, Kepala BPBD Sultra, Muhammad Yusuf, serta unsur Forkopimda Sultra.

Masjid Al-Alam atau biasa dijuluki masjid terapung merupakan salah satu tempat yang favorit dikunjungi oleh masyarakat Sultra. Didominasi warna putih biru, kini masjid tersebut menjadi ikon wisata religi bagi masyarakat Sultra.

Reporter: Ahmad