Tim SAR Lanjutkan Pencarian Hari Ketiga, Dua Korban Hilang Usai Longboat Tertabrak Tongkang di Perairan Tampo
KENDARI, TRIASPOLITIKA.ID – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap dua korban hilang dalam insiden kecelakaan laut yang terjadi di perairan antara Tampo dan Pulau Renda, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (18/10/2025) sore, ketika sebuah longboat berpenumpang tiga orang tertabrak kapal tongkang Buana.
Kepala Basarnas Kendari, melalui laporan resmi, menyebut bahwa operasi pencarian memasuki hari ketiga, Senin (20/10/2025), dengan melibatkan sejumlah unsur dari berbagai instansi.
“Pukul 07.00 Wita, tim kembali melanjutkan operasi pencarian dengan membagi area menjadi tiga sektor,” kata salah satu anggota Tim SAR Gabungan, Senin pagi.
Tim 1 menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir area seluas 2 mil laut persegi. Tim 2 menurunkan rubber boat dengan cakupan wilayah yang sama, sementara Tim 3 yang terdiri dari 10 longboat milik warga melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian (LKP), pesisir Pulau Renda, hingga Pantai Buli Toroh dengan total area 4,54 mil laut persegi.
Cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan kecepatan angin 15 km/jam dari arah timur laut dan tinggi gelombang berkisar 0,1–0,25 meter, berdasarkan data dari BMKG.
Data Korban
-
Muhtari (48) – warga Tampo, selamat
-
La Rone (63) – warga Tampo, meninggal dunia
-
La Onus (51) – warga Desa Laiworu, dalam pencarian
Unsur yang Terlibat
Operasi melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Unit Siaga SAR Muna, Pos AL Torobulu, Polsek Tampo, Polsek Towea, Koramil Tampo, KPLP, Kru TB Buana Jaya, Polair Tampo, serta sejumlah nelayan lokal.
Sejumlah alat dan perlengkapan dikerahkan dalam operasi ini, antara lain rescue car, RIB, rubber boat, longboat, drone thermal, peralatan medis dan evakuasi, serta peralatan komunikasi dan keselamatan lainnya.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula pada Jumat, 18 Oktober 2025, sekitar pukul 14.30 Wita, ketika longboat berisi tiga orang warga setempat tertabrak kapal tongkang Buana di perairan antara Tampo dan Pulau Renda.
Satu korban berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya dinyatakan hilang. Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian dan pesisir terdekat dengan harapan dapat menemukan korban yang masih hilang.
Operasi pencarian direncanakan akan terus dilanjutkan hingga batas waktu yang ditentukan, dengan kemungkinan diperpanjang apabila hasil belum ditemukan.
- Editor: Redaksi







