Tidak Dilengkapi Dokumen, Karantina Kolaka Tahan Tiga Ekor Kuda asal Sulsel

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Petugas Karantina Pertanian Kota Kendari wilayah tugas Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara melakukan penahan terhadap tiga ekor hewan ternak Kuda, di Pelabuhan Penyebrangan Kolaka – Bajoe pada Minggu, (9/7/2023) malam.

Tiga ekor Kuda asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan ini diamankan oleh petugas Karantina karena tidak melengkapi dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Penanggung jawab Karantina Pertanian Kabupaten Kolaka Nuraeni mengatakan, ketiga ekor Kuda dilakukan penahanan karena tidak memiliki surat keterangan kesehatan hewan.

“Kita lakukan penahanan karena pemilik hewan tidak memiliki dokumen kesehatan, serta sertifikat kesehatan hewan,” kata Nuraeni.

Sementara itu Dokter Karantina wilayah Kolaka, Drh. Julian Satria mengatakan, tiga ekor hewan tersebut untuk sementara waktu bakal diamankan selama beberapa hari di Instalasi Karantina Hewan (IKH) Kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka.

“Disana hewan tersebut bakal dilakukan pemeriksaan kesehatan, sembari menunggu pemilik melengkapi dokumen,” jelas Julian.

Lebih lanjut Julian mengatakan, jika yang bersangkutan tidak melengkapi dokumen selama tiga hari, maka petugas Karantina akan melakukan penahanan di kantor Balai Karantina Pertanian Kota Kendari untuk dilakukan pemusnaha.

Namun jika pemilik menolak untuk melengkapi dokumen dan memilih untuk memulangkan hewan ternaknya diperbolekan. Namun petugas karantina tetap melakukan penahanan terhadap ternak tersebut jika mengalami gangguan kesehatan.

“Apabila pemilik berinisiatif membawa ternaknya kota asal diperbolehkan. Namun tetap kami lakukan pengawasan hingga hewan tersebut dipastikan telah menyebrang,” tandasnya.

Untuk diketahui, penahanan hewan oleh petugas Karantinan mendapat pengawalan dari Kapolsek Pelabuhan Kolaka Iptu Wayan Santika bersama sejumlah personel dari Polsek KPK.

Reporter : A. Jamal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!