Target Putin Lebih Besar dari Ukraina

waktu baca 3 menit
Presiden Rusia Vladimir Putin.

TRIASPOLITIKA.ID – Presiden Rusia Vladimir Putin, sebentar lagi akan melakukan sebuah lompatan besar. Seperti yang kita ketahui, aksi Putin mengambil Ukraina oleh Barat dan sekutunya dianggap sebagai Hitler baru.

Disis pihak yang tidak terlibat dalam peperangan tersebut, membela opini menjadi dua yaitu anti Putin, pro Barat, pro sekutu dan mengklaim tindakan Putin sebagai crime against humantarian atau kejahatan besar terhadap umat manusia.

Yang kedua pro Putin, menganggap pihak barat adalah pro Israel pro Yahudi. Romantisme anti Yahudi plus mem framing anti Amerika yang menjadi polisi dunia membuat perlawanan Putin, menjadikan Putin Superhero baru pahlawan dunia melawan Thanos.

Thanos adalah Amerika dan Yahudi maka, sebagai analisa intelijen pertahanan, ada pertanyaan untuk diantisipasi tentunya.

Pertanyaan tersebut yaitu, apa yang kira kira Putin akan lakukan berikutnya? berapa tentara Rusia yang akan ditarik mundur ke barak? berapa yang akan berada di ukraina dan di Belarus?.

Berdasarkan peta Eropa Timur di sebela Barat Ukraina terdapat lima negara, yaitu, Polandia, Slovakia, Hungaria, romania, dan Moldova. Keempat negara Polandia, Slovakia, Hongaria dan Rumania adalah anggota NATO.

Jika kalian menyerang keempat negara tersebut, maka kalian menyerang NATO. Sebuah fakta pertahanan sekutu di Eropa dapat dipastikan Putin tidak akan mengambil resiko itu, sehingga tinggal Moldova.

Ukraina dan Moldova punya perbatasan darat yang panjang hampir 1,200 KM. Jika Putin mau, maka dia bisa memerintahkan langsung tentaranya untuk mengarahkan pasukannya ke Moldova.

Rupanya rencana ini sudah lama akan dilakukan Putin,namun rencana tersebut dibocorkan oleh Presiden Belarus Alexander Lukashenko yang tak lain sahabat terdekat Putin.

Minggu lalu Lukashenko mengumpulkan seluruh pimpinan pertahanan Belarus membahas rencana perang Rusia.

Ketika Lukashenko hadir, dia membawa peta besar Eropa Timur yang dipaparkan dalam pertemuan itu. Dalam peta tersebut sangat rinci memaparkan rencana Invasi Rusia ke Moldova.

Sebua hal yang sangat mengerikan jika kita melihat apa langkah Putin tersebut. Bagi Putin why not ambil Moldova itu.

Pertama, Moldova memang mantan anggota Uni Soviet yang hingga tahun 2009 sangat taat pada Moskow. Namun pejabat sekarang tidak lagi taat pada Moskow.

Baca Juga:

Jika Putin mau mengembalikan kejayaan Uni Soviet atau Soviet Empire, maka Moldova sangat sexi.

Kedua, mengambil Moldova adalah misi yang mudah. Karena Muldova bukan anggota NATO. Jadi walaupun Rusia akan menyerang Muldova, NATO pasti tidak akan me-respon, hanya koar koar doang.

Faktanya, tentara Muldova tidak sekuat dan sebanyak Ukraina. Hanya sekitar 6000 tentara saja. Lantas apa yang menarik untuk mengambil Muldova?.

Apa lagi jika bukan Transnistria. Wilayah Transnistria seperti wilayah Donbass di Ukraina Timur memang pro Rusia, Rebel di Transnistria ada sekitar 10.000 tentara pro Rusia di latih Rusia, dan ada 2000 tentara Rusia di Deploy disana.

Transnistria posisinya di antara Ukraina Moldova di perbatasan sepanjang 500 km.

Hanya menggerakan Transnistria, pemerintahan Moldova juga sudah pasti ambyar. Pertanyaannya, akankah Putin memberikan perintah tersebut?. Semua tergantung dari misi penyerangan di Ukraina.

Berapa lama Kyiv bisa bertahan lagi, berapa macam insurgency atau gerakan gerilia bawah tanah bermunculan di ukraina efek perjuangan rakyat dan tentara Ukraina memutus rantai komando utama menjadi satuan kecil.

Semakin banyak, semakin sulit diredam Ukraina walaupun pemerintahan sudah jatuh. Pertimbangan juga menginvasi satu negara sudah sangat beresiko, apa lagi dua negara.

Ujungnya Rusia akan punya dua rezim boneka di negara ukraina dan Moldova. Namun, tidak punya uang untuk mengelolanya karena kena sanksi ekonomi, bisa bisa terbatas sumber ekonomi yang di dalam negeri Rusia tidak punya. Ini juga tergantung mitra Rusia, yaitu Tiongkok.

Sumber: Youtube Bossman Mardigu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!