Sulwan minta CPNS untuk Tidak Mengajukan Permohonan Pindah jika Sudah Resmi

waktu baca 3 menit
Sulwan meminta CPNS untuk Tidak Mengajukan Permohonan Pindah jika Sudah Resmi.(Dhery/Triaspolitika.id)

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Pemerintah daerah Kolaka Timur (Koltim) mulai menggelar Orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tahun anggaran 2022.

Kegiatan yang dilakasanakan di Aula Kantor Bupati Koltim pada Senin, (21/3/2022) dibuka langsung oleh Pejabat Bupati Koltim, Pemerintah daerah Kolaka Timur menggelar Orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil tahun anggaran 2022, di Aula Kantor Bupati Koltim.

Sulwan Aboenawas dalam sambutanya mengatakan, bahwa PNS merupakan unsur utama Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur negara yang memiliki peranan dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintah serta pembangunan daerah.

Sosok PNS kata dia, diwujudkan dengan sikap perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara. Selain itu, PNS juga bermoral dan bermental baik, serta profesional dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik.

”Untuk dapat membentuk sosok PNS yang dimaksud, maka perlu dilakukan pembinaan melalui pendidikan dan orientasi (Diklat) dalam bentuk latihan dasar CPNS,” ujar Sulwan.

Sulwan menjelaskan, berdasarkan UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, bahwasanya pengadaan PNS merupakan kegiatan untuk mengisi kebutuhan jabatan administrasi atau fungsional dalam suatu instansi pemerintah.

Dimana pengadaan PNS di instansi pemerintah kata dia, dilakukan berdasarkan penetapan kebutuhan yang telah ditetapkan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang dilakukan melalui tahapan perencanaan, lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi, masa percobaan dan pengangkatan menjadi PNS.

“Kegiatan orientasi yang kita laksanakan saat ini merupakan kegiatan pada tahap masa percobaan dengan bobot nilai 20 persen dari nilai Pelatihan Dasar (Latsar) yang akan CPNS laksanakan di bidang Diklat provinsi nantinya,” jelas Sulwan.

Sulwan meminta CPNS untuk Tidak Mengajukan Permohonan Pindah jika Sudah Resmi.(Dhery/Triaspolitika.id)

Lanjut Sulwan, dalam masa percobaan setiap CPNS diwajibkan untuk mengikuti dan lulus Diklat prajabatan dan masa percobaan selama 1 (satu) tahun, dimana masa percobaan tersebut tidak dapat diulang.

Sehingga apabila ada peserta CPNS yang tidak memperoleh nilai baik dalam pelaksanaan masa percobaan maka tidak dapat diangkat sebagai PNS.

”Hal ini bertujuan untuk menetapkan sistem Merit untuk menghasilkan PNS yang berkualitas, profesional, dan berintegritas,” katanya.

”Sehingga saya percaya bahwa seluruh PNS yang ada di sini merupakan putra-putri pilihan terbaik yang telah melewati tahapan-tahapan seleksi yang ketat. Dan saya yakin semunya dapat melewati tahapan-tahapan yang tersisa untuk menjadi PNS,” sambung Sulwan.

Lebih lanjut Sulwan mengatakan, bahwa setelah peralihan dari dunia akademik atau swasta ke dalam dunia birokrasi CPNS harus dapat melakukan penyesuaian dengan cepat, karena banyaknya tugas dan cita-cita mulia yang harus dilaksanakan, yang mensejahterakan, mecerdaskan kehidupan rakyat, melalui visi dan misi khususnya lingkup Pemerintahan Kabupaten Kolaka Timur.

Sehingga kegiatan orientasi tersebut merupakan kegiatan percepatan penyesuaian diri dalam dunia birokrasi. Sulwan meminta PNS yang mengikuti orientasi, untuk tidak mengajukan permohonan pindah wilayah apabila sudah resmi diangkat sebagai PNS.

”Sebagai mana surat pernyataan yang sudah disepakati yaitu paling singkat 10 (sepuluh) tahun untuk mengabdikan diri di daerah ini,” pungkas Sulwan.

Reporter: Dhery Hermansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!