Seorang ASN Baubau Tewas Tenggelam, saat Hendak Mengunjungi Karamba Miliknya

waktu baca 2 menit

BAUBAU, TRIASPOLITIKA.ID – Nasib naas dialami MB (38), salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

MB tewas setelah terbawa arus di perairan laut Lowu-Lowu, Kecamatan Lea – Lea, Kota Baubau pada Sabtu, (29/01/2022) siang.

ASN tersebut, terseret arus muara saat hendak mengunjungi Karamba miliknya yang berjarak 50 meter dari bibir pantai.

Kapolsek Lea – Lea, IPDA Laode Atsar membenarkan peristiwa tersebut.

“Kami mendapat laporan dari keluarga korban. Berdasarkan laporan itu, sekira pukul 16:10 Wita, tim Polsek Lea – Lea kemudian menuju lokasi, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” ujar Laode Atsar, saat dihubungi Triaspolitika.id.

Dijelaskan Laode Atsar, peristiwa itu bermula pada pukul 14:30 Wita. Saat itu, korban pamit pada istrinya untuk menuju ke penampungan ikan miliknya yang terletak diantara pulau Makassar dan Lowu-Lowu.

“Korban menuju Karamba menggunakan perahu miliknya. Setiba di lokasi itu, korban turun dari perahu, namun lupa untuk memasang jangkar,” jelas Kapolsek Kapolsek Lea – Lea.

Kata Kapolsek, karena tidak memasang jangkar, sehingga perahu korban terbawa arus, yang mengakibatkan perahu tersebut jauh meninggalakan Karamba.

“Korban yang melihat perahunya sudah terbawah arus, dengan spontan langsung lompat ke laut untuk mengejar,” katanya.

Karena derasnya arus, yang disertai angin kencang, menyebabkan korban kelelahan untuk berenang, sehingga mengakibatkan ia tenggelam.

Sementara itu sang anak yang menyaksikan ayahnya melompat mengejar perahu, namun tak kunjung kembali, akhirnya berteriak meminta tolong.

“Anak korban meminta tolong kepada nelayan yang berada tidak jauh dari Karamba,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, mendengar teriakan anak korban, beberapa nelayan lagsung menghampiri Karamba dan anak korban.

“Nelayan sempat kaget mendengar informasi dari anak korban. Setelah memastikan kebenaran tersebut, nelayan kemudian menemukan korban dalam keadaan terapug di laut,” jelasnya.

Warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian kemudian melakukan evakuasi, mengantar korban ke Rumah Sakit Siloam untuk dilakukan pertolongan medis.

“Tak lama berada di rumah sakit, korban langsung diantar ke kediamannya untuk diserahkan pada keluarga,” tandasnya.

Reporter: Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!