Semarak Ramadan di Desa Asunde, Warga Perkuat Iman dan Kebersamaan Lewat Beragam Kegiatan Keagamaan
KONAWE, TRIASPOLITIKA.ID – Memasuki bulan suci Ramadan, masyarakat Desa Asunde, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, mengisinya dengan berbagai kegiatan keagamaan yang sarat makna dan kebersamaan.
Majelis Ta’lim Al-Ikwan Desa Asunde yang dipimpin Sartina Daud menggelar tadarus Al-Qur’an secara bergilir di rumah warga dengan target satu juz setiap malam. Puncaknya, masyarakat juga memperingati Nuzulul Quran dengan khataman 30 juz dalam satu malam di masjid desa.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga. Selain itu, kegiatan yasinan rutin juga dilaksanakan setiap selesai salat tarawih.
Remaja Masjid Al-Ikwan turut berperan aktif dengan menggelar tadarus Al-Qur’an setiap malam selama Ramadan, serta yasinan rutin setiap malam Jumat. Sementara itu, para santri mengikuti pengajian setiap sore yang dilanjutkan dengan yasinan menjelang berbuka puasa, dipandu secara bergilir dan didampingi guru ngaji, Hasni dan Egil Purwansyah.
Kepala Desa Asunde, Hasrim, bersama istrinya Misnaniatin, juga aktif mendampingi berbagai kegiatan keagamaan tersebut. Kehadiran pemerintah desa dinilai memberikan dukungan moral yang kuat bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas Ramadan.
Selain kegiatan ibadah, Pemerintah Desa Asunde juga menggelar perlombaan Ramadan tingkat desa yang diikuti 70 santri dengan dukungan 24 panitia. Berbagai cabang lomba digelar, mulai dari tadarus Al-Qur’an, hafalan surat pendek, imam salat, ceramah Islamiyah, adzan, hingga lomba kreatif seperti puisi religi, nasyid, cerdas cermat islami, serta fashion show islami.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Besulutu, Sudirman, S.PdI, pada hari ke-20 Ramadan, yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat di masjid desa. Dalam kesempatan itu, Sudirman juga memberikan apresiasi berupa hadiah Lebaran kepada salah satu guru ngaji sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya.
Ketua Remaja Masjid Al-Ikwan, Yobin Wijayanto, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga penutupan pada 30 Ramadan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Antusiasme remaja dan masyarakat sangat tinggi. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat kebersamaan umat,” ujarnya.
Dalam proses penilaian lomba, panitia melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur perempuan dan pemuda. Hal ini dilakukan untuk menjaga objektivitas sekaligus memperkuat partisipasi lintas elemen masyarakat.
Pada penutupan kegiatan, Kepala Desa Asunde Hasrim juga memberikan penghargaan khusus kepada santri tingkat sekolah dasar yang telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membaca Al-Qur’an.
Sebagai bentuk penutup rangkaian kegiatan Ramadan, pemerintah desa juga menggelar buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pemberian sedekah kepada 24 panitia dan 70 santri. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dedikasi mereka selama Ramadan.
Hasrim menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, di antaranya H. Teten Alamsyah, Juniatin, Arie Nita, PT TPM Andabia, Dr. Titin Fatmawati, Nurhawi Saipul Nilopo, dan Evi Mudasir.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus menjadi tradisi positif yang memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Ramadan di Desa Asunde tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan membangun generasi yang religius.
- Laporan: Akbar Liambo







