oleh

Samirudin “Malu Hati”, Saksi Warga Papua Bongkar Kepiawaiannya

-BAUBAU, OPINI-1.022 views

BAUBAU, TP – Dua orang Saksi Hidup di SMK Negeri 2 Kaimana yakni Rusli Ufnia eks Ketua Komite dan Wakil Kepala Sekolah Kurikulum dan Ali Maja eks Guru, blak-blakan ungkit Kepala Sekolah (Kepsek) nya yang kala itu dijabat oleh Samirudin dari tahun 2014-2017 silam.

Dikesempatannya saat dihubungi wartawan Triaspolitika.id via telepon, Rusli mengungkapkan bahwa Samirudin sosok yang luar biasa, bisa ditempatkan dimana saja, mampu beradaptasi dengan siapa saja dan dari lingkungan mana saja.

Kata dia, jiwa dan raga Samirudin demi untuk pengapdian, dari dasar itu selalu dekat dengan keluarga besar Kaimana (Papua).

“Hampir seluruh orang Kaimana pasti tau siapa itu Samirudin sebenarnya,” jelasnya.

Dari kisah Rusli, di ceritakan lah kondisi awal SMKN 2 Kaimana sebelum hadirnya Samirudin. Kata dia, SMKN 2 Kaimana kala itu dikenal ibarat kata sekolah buangan, setiap siswa-siswi pun yang masuk dominan IQ dan SDM dibawah rata-rata.

“Rata-rata anak dari dari kampung saja yang selalu sekolah di SMK 2,” kenang Rusli.

Lanjut Rusli, sejak Samirudin hadir, ditambah dengan kemampuannya, keahliannya, dia mampu memanage (kelola, red) SMKN 2 sampai luar biasa sekali, bahkan sampai dikancah nasional, katanya.

“Artinya bahwa disini kami yang SDM nya rendah Pak Samirudin mampu,” imbuhnya.

Pengakuan Rusli, komentarnya jangan dinilai karena ia saat itu selaku Ketua Komite di SMKN 2 Kaimana, tapi karena fakta. Boleh ditanya kepada masyarakat lain di Kaimana, tantangnya.

“Saya kenal beliau, sisi yang menonjol bagi saya Pak Samirudin itu orang ikhlas. Dia sosok yang luar biasa cerdas, dan juga punya jaringan yang cukup baik,” tuturnya.

Dari kisah Rusli, wartawan diberitahu banyak tentang sepak terjang Samirudin. Yang sangat utama, sikap Samirudin yang responsif setiap ada kendala, kekurangan atau persoalan yang terjadi saat menjabat Kepala Sekolah. Bahkan semua kekurangan pasti selesai dengan baik.

Rusli juga menyampaikan, Samirudin pernah digadang-gadang calon Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kaimana, namun faktor sistem peraturan perundang-undangan Otsus, Samirudin memilih fokus dengan jabatannya sebagai Kepala Sekolah.

“Orangnya itu kalau kerja selalu ikhlas, jujur, tegas, responsif, cerdas dan berani berkorban, mau bergaul dengan siapa saja, dia tidak pandang siapapun,” jelas Rusli yang haru saat kenang sosok Kepemimpinan Samirudin.

Bahkan Kata dia, kontribusi kepemimpinan Samirudin begitu sangat berpengaruh. Ini terlihat pasca jabatan Samirudin selesai, seakan ada sosok figur yang hilang, bahkan sekolah alami sedikit menurun mutu.

“Kami ini orang awam, jadi kami hanya bisa katakan Pak Samirudin luar bisa, punya kredibilitas dan cara kerjanya yang nyata,” akunya.

“Jiwa nya yang kami salutkan, saya banyak belajar dari beliau, kami hanya bisa katakan seandainya kami punya sepuluh ibu jari, kami akan angkat jempol sepuluh,” terangnya.

Pasalnya, kesaksian Rusli atas kinerja Samirudin sangat mumpuni, mampu mengangkat kualitas IQ dan SDM dari rata-rata rendah menjadi meningkat pesar. Hingga akhirnya masyarakat Kaimana saat menaruh kepercayaan dan menyuruh anak-anak mereka sekolah di SMKN 2.

“Jujur kami sangat merindukan sosok seperti Pak Samirudin kalau perlu dia jadi Bupati di Kaimana lah,” harapnya sembari menutup sesi wawancara dengan triaspolitika.id.

Selain Rusli, wartawan pun coba wawancara terpisah Ali Maja. Kepada media ia juga menjelaskan tentang kepemimpinan Samirudin, salah satu intinya ialah punya sisi managerial yang sangat bagus.

Kata Ali, Saat menjabat Kepala Sekolah, managerialnya terbangun pesat, diantaranya memotivasi semangat guru-guru, bahkan sampai melahirkan satu komitmen kuat.

“Yang paling menarik itu, komunikasi yang dibangun dengan guru-guru dan ajakan komitmennya bersama jajaran guru-guru sesuai dengan visi dan misi,” tutur Ali.

“Jadi beliau ajak semua untuk duduk bersama-sama memastikan manajemen sekolah,”

Sebagai seorang pemimpin, Samirudin dimata masyarakat Kaimana dianggap suskes dan berprestasi. Pasalnya, langkah yang sering digunakan Samirudin selalu dilakukan bersama-sama.

“Ada dua hal dalam pengambilan keputusan, jika itu sesuatu yang pernah disepakati maka disepakati secara bersama, dan jika itu keputusan khusus karena suatu kewenangan sebagai Kepsek maka itu dilakukannya,” beber Ali.

“Orangnya open, menyatu dengan guru-guru, bawaan santai, jadi komunikasi dengan guru-guru itu menyatu,” ungkapnya.

Lebih jauh, kata Ali, dan memang dalam proses perjalanannya prestasinya terbukti, baik berkaitan dengan akademik maupun sarana prasarana sebagai penunjang pembelajaran itu meningkat terus.

Kepiawaian Samirudin dilihat dari sisi akademik terbukti mulai dari siswa-siswi nya masuk pada prestasi tingkat Nasional, sampai prioritas sarana prasarana belajar terus diutamakan, dimana dapat dijumpai gedung SMKN 2 Kaimana yang dulunya hanya satu lantai, berubah menjadi dua lantai.

“Selain menyemangati dan mengajak komitmen, beliau sangat menjaga penerapan manajemen berbasis sekolah,” imbuhnya.

Sosok Samirudin, Ali juga mengaku Samirudin orangnya yang memiliki ketulusan membantu. Luar biasanya, setiap target yang ingin dicapainya, ia tidak pernah menyerah pokoknya senantiasa memberikan motivasi, katanya sembari mengenang.

Dilapangan para guru-guru, Pak Samirudin juga dikenal sebagai sosok yang tidak pernah untuk mengumbar atau membesar-besarkan prestasi yang diraihnya. Pengakuan Ali, Samirudin terkadang malu hati, jika ditanya setiap prestasi yang digapainya.

“Dia selalu tidak mau jika ditanya bagaimana proses prestasinya dicapai, selalu diarahkan ke yang lain. Tapi kalau soal bertindak, orangnya responsif hingga tujuannya tuntas,” akunya.

“Sepanjang yang saya tahu tidak kurang tidak lebih, sesuai realita,” pungkasnya.

Reporter : Atul

Komentar

BERITA PILIHAN