Rektor USN Kolaka Lantik 97 PPPK dan Kukuhkan 27 Dosen Asisten Ahli

waktu baca 2 menit
Rektor USN Kolaka Lantik 97 PPPK dan Kukuhkan 27 Dosen Asisten Ahli

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Prof. Dr. Nur Ihsan HL, melantik dan mengambil sumpah jabatan 97 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta mengukuhkan 27 dosen dalam jabatan fungsional Asisten Ahli, Selasa, 4 Februari 2026. Pelantikan berlangsung di Auditorium USN Kolaka.

Dalam pelantikan tersebut, masa perpanjangan kontrak 97 PPPK ditetapkan mulai 1 Februari 2026 hingga 31 Januari 2031 sesuai keputusan kementerian terkait.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola sumber daya manusia serta peningkatan profesionalisme aparatur dan tenaga akademik di lingkungan USN Kolaka.

Pelantikan mencakup berbagai jabatan fungsional, antara lain Arsiparis, Pranata Laboratorium Pendidikan, Pranata Komputer, Pranata Hubungan Masyarakat, Analis Sumber Daya Manusia, serta pengukuhan dosen pada jabatan akademik Asisten Ahli.

Dalam sambutannya, Nur Ihsan menegaskan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral dan profesional dalam menjalankan tugas negara serta tanggung jawab akademik.

“Pelantikan ini adalah momentum penguatan integritas dan profesionalisme aparatur serta dosen USN Kolaka. Kami berharap seluruh yang dilantik dapat bekerja adaptif, berkontribusi nyata, dan memberikan dampak bagi masyarakat serta pembangunan pendidikan tinggi,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, pengukuhan 27 dosen Asisten Ahli diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri pimpinan universitas, pejabat struktural, serta sivitas akademika.

Dengan penambahan dan penguatan sumber daya manusia tersebut, USN Kolaka optimistis dapat meningkatkan kinerja kelembagaan dan memperkuat perannya dalam pembangunan pendidikan tinggi, khususnya di Sulawesi Tenggara.

  • Editor: Dekri