oleh

Rangkul Peserta Pilkada, Direktur Intelkam Polda Sultra kunjungi Balon Bupati di Koltim

KOLTIM, TP – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Direktur Intelkam Polda Sultra Kombes Pol Suswanto, SIK.,M.Si menggelar silaturahmi dengan bakal paslon dan tim pemenangan Drs. H. Tony Herbiansyah, M.Si dan H.Samsul Bahri Majid, SH. M.Si. Bersama Hj. Andi Merya Nur, S.IP di Posko pemenangan masing-masing. Selasa (1/9/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut
Kombes. Pol. Suswanto S.IK.,M.Si (Dirintelkam Polda Sultra), Kompol Rahman Dundu, S. Sos (Kasubdit Politik Direktorat Intelkam Polda Sultra), AKBP Saiful M (Kapolres Kolaka).

Kunjungan tersebut merupakan upaya kepolisian untuk merangkul peserta Pilkada serentak 2020. Suswanto menyampaikan bahwa keinginan Polda Sultra dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 nanti dapat berlangsung secara kondusif dan aman sehingga menghasilkan pemilihan serentak yang berintegritas.

Untuk mencapai harapan itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh elemen yang terkait dengan penyelengaraan Pemilukada agar bisa bersikap netral. Begitu juga dengan semua tim sukses di masing-masing pasangan Balon agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Bersama-sama seluruh elemen warga masyarakat Kabupaten Koltim agar menjaga kamtibmas selalu aman damai dan kondusif dan kita memanjatkan doa kepada Allah SWT agar dalam pelaksanaan nya nanti sesuai dengan harapan,” ujar Dir Intelkam Polda Sultra Kombes Pol Suswanto, SIK.,M.Si.

Selain itu, Direktur intelkam Polda Sultra juga menyampaikan kepada simpatisan maupun para pendukung agar bermedsos dengan bijak dan Saling menghargai perbedaan, memberikan edukasi berpolitik yang santun dengan tujuan pelaksanaan pilkada serentak 2020 Kabupaten Koltim aman dan damai.

“Para Paslon dan tim pemenangan bisa menghimbau para pendukung simpatisan, relawan dan mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Koltim untuk mentaati Himbauan kebijakan pemerintah terkait penggunaan masker dan protokol kesehatan selama pandemi covid-19,” tukasnya.

Suswanto menambahkan agar penyelengara danĀ  bakal paslon dapat mengatur waktu pendaftaran antara tanggal 4 sampai 6 september 2020 sehingga tidak terjadi pertemuan massa pendukung bakal paslon baik di kantor KPU maupun pada jalur yang di lewati.

Reporter : Anto

Komentar

BERITA PILIHAN