Pura-pura Jadi Wanita untuk Dinikahi, Pria asal Baubau Babak Belur Dihakimi Massa di Pinrang

waktu baca 2 menit

PINRANG, TRIASPOLITIKA.ID – Seorang pria bernama Simpatri (25), warga Baubau, Sulawesi Tenggara, babak belur dihajar massa setelah kedoknya sebagai perempuan terbongkar di hari pernikahan. Ia diketahui berpura-pura menjadi wanita demi dinikahi R (27), warga Pinrang, Sulawesi Selatan.

Rencana akad nikah keduanya dijadwalkan pada Selasa (12/8) di Kampung Kalosi, Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Pinrang. Namun, acara itu berubah ricuh setelah identitas asli Simpatri terungkap.

Kapolsek Lembang Iptu Ridwan Mustari menjelaskan, kasus ini bermula dari perkenalan keduanya melalui aplikasi TikTok. Pelaku mengaku sebagai wanita bernama Widy dan selalu mengenakan cadar dalam setiap interaksi.

“Setelah komunikasi intens, korban sempat datang ke Baubau untuk berkenalan dengan keluarga pelaku. Namun, pelaku malah membawanya ke makam orang tuanya,” kata Ridwan, Rabu (13/8).

Usai pertemuan di Baubau, korban mengajak Simpatri ke Pinrang untuk menikah. Namun sebelum akad dimulai, penghulu dan pegawai syara meminta pelaku menunjukkan identitas diri. Simpatri menolak, membuat keluarga korban curiga.

“Keluarga korban lalu meminta pelaku membuka cadarnya. Saat dibuka, ternyata pelaku adalah seorang laki-laki,” ungkap Ridwan.

Warga yang mengetahui hal tersebut langsung memukuli pelaku sebelum diamankan aparat. Dalam pemeriksaan, Simpatri mengaku tidak berniat menikah dan hanya memanfaatkan hubungan tersebut untuk mendapatkan uang dari korban.

“Saya hanya memanfaatkan saja. Dia yang ajak kenalan di TikTok dan dia yang ajak menikah,” ujar Simpatri.

Selama menjalin hubungan, pelaku mengaku telah menerima uang lebih dari Rp28 juta. “Di TikTok hanya live-live saja pakai cadar. Datang di Pinrang tanggal 9, selama itu tidak buka cadar kecuali saat mandi,” tambahnya.

Saksi mata bernama M, warga setempat, mengaku sejak awal warga sudah curiga dengan gerak-gerik pelaku. “Informasinya, korban kenal di medsos, orangnya bercadar dan minta dinikahi, tapi ternyata laki-laki,” katanya.

Simpatri kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Pinrang. Polisi tengah menyelidiki dugaan penipuan identitas dan motif pelaku berpura-pura menjadi wanita.

Editor: Azril