PT Vale–Unhas Perkuat Jembatan Kampus ke Industri Lewat Program Co-Ops Enam Bulan

waktu baca 3 menit

MAKASSAR, TRIASPOLITIKA.ID – Di tengah tantangan nasional dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan industri strategis, PT Vale Indonesia Tbk, bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), terus memperkuat perannya sebagai penggerak pembangunan talenta muda. Salah satunya melalui Program Cooperative Education (Co-Ops) yang dijalankan bersama Universitas Hasanuddin.

Dalam program ini, PT Vale menyeleksi 16 mahasiswa terbaik dari total 48 kandidat untuk mengikuti kerja praktik selama enam bulan penuh di lingkungan operasional perusahaan.

Durasi tersebut dirancang khusus agar peserta memperoleh pengalaman industri yang komprehensif, membangun disiplin profesional, serta meningkatkan kesiapan kerja secara terukur dan berkelanjutan.

Program Co-Ops dilatarbelakangi kesadaran akan masih lebarnya kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Di tengah percepatan hilirisasi dan transformasi industri nasional, PT Vale menilai keberlanjutan tidak hanya ditentukan oleh investasi fisik dan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan manusia yang mengelolanya.

Karena itu, Co-Ops menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun talenta muda yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

Melalui skema ini, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada dunia kerja, tetapi benar-benar menjalani ritme industri selama enam bulan.

Peserta dibekali pemahaman mendalam tentang standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), tata kelola operasional, serta budaya profesional yang menjadi fondasi industri pertambangan modern.

Dengan pendekatan tersebut, Co-Ops melampaui konsep magang konvensional dan menjadi ruang transisi nyata dari kampus ke dunia profesional.

Program Co-Ops juga terintegrasi dalam ekosistem pengembangan talenta lokal yang telah dibangun PT Vale secara konsisten di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Salah satunya melalui pengembangan Politeknik Sorowako (Poliwako) di Luwu Timur, yang bertransformasi dari Akademi Teknik Sorowako, serta berbagai pelatihan vokasi jangka pendek bagi pemuda lokal. Seluruh inisiatif ini diarahkan untuk memastikan bahwa akses pendidikan berujung pada kesiapan kerja yang nyata.

Senior Manager Talent Acquisition, Performance Management & EVP PT Vale Indonesia, Gandi Husodo, menegaskan bahwa Program Co-Ops merupakan investasi strategis perusahaan dalam pembangunan SDM.

Menurutnya, tantangan utama industri saat ini bukan hanya ketersediaan tenaga kerja, tetapi kesiapan tenaga kerja untuk langsung berkontribusi secara aman, produktif, dan profesional.

“Melalui pengalaman industri nyata selama enam bulan, peserta Co-Ops mengalami lompatan signifikan dalam disiplin kerja, pemahaman keselamatan, dan kesiapan profesional. Inilah fondasi yang dibutuhkan industri untuk tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Gandi.

Antusiasme juga datang dari para peserta. Muhammad Akbar, mahasiswa asal Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, menyebut Program Co-Ops sebagai kesempatan berharga untuk memahami dunia kerja secara utuh, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga budaya keselamatan dan tanggung jawab profesional, terlebih karena PT Vale beroperasi di daerah asalnya.

Sementara itu, Dewi Erika Yuliana, mahasiswa Jurusan Kimia Universitas Hasanuddin, menilai Co-Ops menjadi jembatan nyata antara teori di bangku kuliah dan praktik di industri.

Ia optimistis pengalaman tersebut akan membangun kepercayaan diri dan kesiapan memasuki dunia kerja setelah lulus.

Ke depan, PT Vale berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperluas Program Co-Ops melalui kolaborasi dengan lebih banyak institusi pendidikan.

Langkah ini diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda, khususnya di sekitar wilayah operasi, untuk memperoleh pengalaman industri yang relevan, berkualitas, dan berdaya saing global.

Di tengah upaya Indonesia memperkuat daya saing melalui hilirisasi dan transformasi industri, kesiapan SDM menjadi faktor penentu.

Melalui Program Co-Ops dan ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi, PT Vale tidak hanya menyiapkan tenaga kerja masa depan, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan daerah dan nasional yang inklusif serta berkelanjutan.