PT Vale Fasilitasi Uji Kompetensi Wartawan, Dorong Jurnalisme Independen dan Transparan
MAKASSAR, TRIASPOLITIKA.ID – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota MIND ID Group, memfasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Makassar, Rabu (31/7), sebagai upaya mendukung jurnalisme yang independen, berkualitas, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) serta tata kelola informasi yang transparan di tengah dinamika media nasional yang kian kompleks.
Industri media di Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rendahnya kesejahteraan jurnalis daerah, minimnya pelatihan etik dan kompetensi, hingga meningkatnya disinformasi digital yang menurunkan kepercayaan publik.
Data Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menunjukkan lebih dari 60 persen jurnalis belum tersertifikasi, sementara Dewan Pers mencatat penurunan indeks kebebasan pers nasional pada 2024. Kasus kekerasan terhadap jurnalis juga meningkat signifikan, mencapai 87 kasus pada 2023.
Kolaborasi PT Vale bersama Dewan Pers dan Lembaga Uji Bisnis Indonesia menghadirkan 30 jurnalis dari Makassar dan Luwu Raya untuk mengikuti UKW selama tiga hari, 31 Juli–2 Agustus 2025. Para peserta diuji dalam aspek etik, teknik peliputan, dan akurasi penulisan berbasis kepentingan publik, mencakup jenjang muda, madya, dan utama.
“Di tengah sorotan terhadap sektor pertambangan dan menurunnya kualitas jurnalisme akibat tekanan struktural, kami percaya bahwa solusinya bukan sekadar hubungan baik dengan media, tetapi membangun fondasi yang memperkuat media itu sendiri,” ujar Vanda Kusumaningrum, Head of Corporate Communications PT Vale. “Kompetensi jurnalis adalah pondasi transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan sosial.”
Sejak 2022, PT Vale telah memfasilitasi lima sesi UKW di tiga provinsi dengan total 111 jurnalis yang sebagian besar dinyatakan kompeten oleh Dewan Pers.
UKW ini menjadi bagian dari investasi sosial jangka panjang perusahaan dalam memperkuat kapasitas media, khususnya di wilayah timur Indonesia yang memiliki peran strategis dalam mengawal isu pembangunan, lingkungan, dan transformasi industri.
Abdul Manan, Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers, mengapresiasi langkah PT Vale. “Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai bukti konkret dunia industri dapat ikut menjaga kualitas demokrasi dengan meningkatkan kapasitas pers,” katanya.
Lebih dari sekadar program CSR, UKW ini masuk dalam kerangka ESG PT Vale. Dalam pilar Governance, program ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap keterbukaan informasi dan tata kelola yang transparan. Sedangkan dalam pilar Social, ini menjadi langkah nyata memperkuat kapasitas sosial masyarakat melalui media yang kredibel.
“ESG bagi kami bukan hanya tentang karbon, energi, atau pelaporan,” tutup Vanda. “Ini tentang manusia dan narasi yang adil serta terpercaya. Memperkuat jurnalis berarti memperkuat masa depan.”
Ke depan, PT Vale berencana melanjutkan program UKW berkelanjutan, pelatihan tematik ESG, hingga kerja sama strategis dengan komunitas pers lokal dan nasional, demi mewujudkan industri pertambangan yang berkelanjutan dan diterima masyarakat.(*)







