Proyek 98 Juta sia-sia Di Desa Wawotimu, Tokoh Pemuda Angkat Bicara
WAKATOBI, TP – Belum lama ini, sejumlah masyarakat protes secara virtual, di media Sosial terkait dengan proyek Pengadaan rehabilitasi air bersih yang ada di Desa Wawotimu, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi. Hal ini menimbulkan sedikit perbincangan yang kurang sehat di kalangan Masyarakat Tomia, khususnya Tokoh Pemuda yang ikut mengawasi jalannya proyek tersebut, yang dianggap kurang bermanfaat bagi Desanya.
Ketika ditemui, salah satu Tokoh Pemuda Kecamatan Tomia, Aan Prasetia, SH mengatakan Penolakan ini sudah kami sampaikan kepada BPD Desa, Pembangunan proyek itu, dari awal ditolak masyarakat karena, beberapa pertimbangan dimana proyek itu bukan skala Prioritas bagi masyarakat di Desa Wawotimu ini,” tuturnya, Sabtu, (24/7/2021).
Kata Aan, Pertimbangannya adalah sekarang Masyarakat Desa itu bukan butuh air, karena sudah ada air bersih dari PDAM dan sudah ada dari 2 tahun yang lalu.
“Sedangkan dari pihak Pemerintah Desa selalu mau dipaksanakan untuk membuat program penyaluran air bersih di Desa ini, sedangkan kami dari masyarakat tidak lagi butuh air,” ujar Alumni Mahasiswa Hukum 2021 ini, dari Asal Desa Wawotimu, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi.
Menurut Aan, hal itu merupakan pemborosan anggaran dan kesia-sian, sekarang siapa yang akan pakai itu air dari proyek desa yang dianggarkan sebanyak 98 Juta.
“Pemanfaatannya untuk apa?, Janganlah asal ada proyek, yang nantinya kurang dibutuhkan oleh masyarakat, sedangkan Masyarakat butuhkan proyek desa yang bisa menunjang perbaikan fasilitas desa yang lebih optimal, dan harus jelas juga peruntukannya, agar bisa membawa kebermanfaatan yang lebih baik bagi masyarakat,” ungkap Tokoh Pemuda Desa Wawotimu.
Responden : Hariyadi







