Polresta Kendari Tangkap Satu Pelaku Narkoba

waktu baca 2 menit
Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari amankan BB shabu dan satu pelaku (belakang), pada Kamis (17/2/2022) Foto: Istimewa

KENDARI, TRIASPOLITIKA.ID – Kepolisian Resor Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara berhasil menangkap satu orang laki-laki pelaku narkoba pada Selasa (15/2/2022) sekitar pukul 02.00 Wita di BTN BPN, jalan Ratna Sari, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Wakapolres Kendari Kompol, M. Alwi aj mengatakan BY (36) ditangkap oleh anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Kendari di BTN BPN.

“Penangkapan itu anggota berhasil mengamankan barang bukti 33 paket berisi shabu dengan total berat keseluruhan 60,38 gram milik BY dan satu buah Pireks berisikan kristal bening diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 1,87 gram,” ujar Kompol M. Alwi aj dalam rilisnya, pada Kamis (17/2/2022).

Disampaikannya, kasus itu terungkap setelah pihaknya mendapat informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan Narkotika di Kelurahan Puuwatu kerap dijadikan para pengedar untuk transaksi sabu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku mendapat paket shabu itu dari seseorang yang bernama Elo. BY mengaku dijanjikan akan diberi upah Rp 3 juta jika berhasil mengantar paket shabu dari lelaki Elo ke Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.
BY mengenal lelaki Elo saat masih menjalani hukuman sebagai warga binaan Lapas kelas II A Kendari,” ungkapnya.

BY bukan baru kali ini saja ditangkap oleh Polisi. BY pernah ditangkap dengan kasus yang sama pada tahun 2019 di Polres Kolut dan masih menjalani sisa hukuman dengan status pembebasan bersyarat.

“BY ini merupakan residivis yang pernah ditangkap pada tahun 2019 di Polres Kolut,” ujarnya.

BY kini resmi ditahan di Polres Kendari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana paling singkat 6 tahun, paling lama seumur hidup.

Reporter: Anto

error: Content is protected !!