Polisi Bagi-bagi Masker di Wangi-Wangi, Pengendara Sepeda Motor Panik Mengira Ada Razia
WAKATOBI, TP – Polsek Wangi-Wangi
menggelar bagi-bagi masker di Jalan Samburaka, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi. Sasaran polisi bagi-bagi masker adalah sejumlah pengendara hingga pejalan kaki.
Pantauan Triaspolitika.id di lokasi, Senin (3/5/2021) pukul 10.00 WITA, sejumlah polisi berdiri di pinggir Jalan Samburaka, Wangi-Wangi. Seorang pengendara motor kemudian tampak berhenti beberapa meter sebelum mendekati lokasi pembagian masker.
“Kalau diberhentikan petugas jangan panik, kita cuma bagi-bagi masker,” ujar Bripka Kasman seorang polisi di lokasi.
Pengemudi motor yang kena ‘tegur’ itu kemudian mendekat. Pengemudi motor yang diketahui bernama La Rahim (35) itu mengatakan dirinya panik karena mengira ada razia polisi.
Ditambah lagi, dia tidak memakai helm saat berkendara motor.
“Iya saya kira ada razia biasa. Karena saya tidak pake helm, cuma dari ATM ke sini kan. Terus dia (polisi) bilang, nggak usah panik,” ujar La Rahim.
La Rahim mengaku pasrah jika harus ditilang karena tidak memakai helm.
“Kaget saja, sudah pasrah kalau akan di tilang,” ucapnya.
Senada dengan La Rahim, pengendara lain bernama Arham (41) juga mengaku bahwa polisi akan melakukan razia. Bahkan, Arham sempat melaju kendaraannya sedikit lebih cepat.
“Ya saya kira razia…haha,” tutur Arham.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Wangi-Wangi, Iptu Idris Unga mengatakan pihaknya membagi-bagikan masker untuk pengguna kendaraan dan pejalan kaki. Dia berujar, kepolisian juga memberikan pemahaman ke masyarakat ihwal pentingnya menggunakan masker.
“Kita lakukan di Jalan umum dan tempat-tempat keramaian lainnya. Tujuannya agar masyarakar tetap menggunakan masker dan patuh terhadap protokol kesehatan,” ujar Idris Unga.
Kata dia, kepolisian akan melakukan kegiatan ini secara berkala. Idris juga menanggapi banyaknya pengendara yang panik lantaran sempat mengira kegiatan ini merupakan razia.
“Jangan takut apabila nantinya kita menyetop, ini kegiatannya kampanye bermasker,” pungkas dia.
Reporter: Anto







