Petani Mengeluh, Harga Kopra di Kolaka Anjlok
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Petani kopra yang ada di Kecamatan Watubangga dan Toari, Kolaka, Sulawesi Tenggara mulai mengeluhkan harga kopra yang kian anjlok.
Pasalnya, harga kopra mengalami penurunan hingga lima puluh persen dari harga sebelumnya Rp 12 ribu per kilogram.
Kata petani, harga kopra sebelumnya senilai Rp 12 ribu per kilogram, namun beberapa bulan terakhir harga kopra turun menjadi Rp 6 ribu per kilogram nya.
Meski belum mengetahui secara pasti penyebab anjloknya harga kopra saat ini, namun para petani di wilayah tersebut menduga turunnya harga daging buah kelapa yang dikeringkan itu disebabkan beberapa hal, diantaranya pasokan buah kelapa yang kerap meningkat serta tidak menentunya cuaca.
Namun ada juga beberapa petani di wilayah Kolaka menyebut anjloknya harga kopra juga kerap terjadi saat Indonesia memasuki tahun politik.
”Harga kopra kerap turun saat memasuki tahun politik. Ini pengalaman kami dari tahun ketahun melihatnya,” kata Ansar petani kopra Watubangga, Minggu, (18/9/2022).
Petani berharap pemerintah Indonesia kembali menstabilkan harga kopra. Sebab, sebagian petani kopra hanya mengandalkan daging buah kelapa kering tersebut sebagai penyambung hidup mereka.
Reporter: A. Jamal







