Musliha, Anak Petani di Kolaka Menjadi Lulusan Terbaik di USN

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Universitas Sembilanbelas Nevember (USN) Kolaka baru saja menggelar wisuda Ke – X Tahun 2021, di halaman Hotel Sutan Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang terletak di Kelurahan Lamokato, Rabu (24/11/2021).

Dari 845 orang wisudawan dan wisudawati, yang terbagi dalam enam fakultas, satu diantaranya merupakan lulusan terbaik peserta wisuda angkatan X tahun 2021 USN Kolaka.

Musliha, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan jurusan Bahasa Indonesia, peraih IPK 3,95 tidak menyangka jika dirinya akan menjadi lulusan terbaik di kampus kebanggaan masyarakat Kabupaten Kolaka tersebut.

Anak bungsu dari enam bersaudara, pasangan Tamrin dan Nawiah ini berhasil menyelesaikan studinya dengan waktu sekitar 3 tahun setengah, meskipun dirinya sempat terkendala biaya kuliah, disebabkan kedua orang tuanya hanya berprofesi sebagai petani.

Selama menempuh pendidikan di kampus merah maron, dirinya merasakan betul kehidupan yang susah dan perasaan sedih ketika membutuhkan biaya pendidikan. Bahkan sebelum memutuskan untuk kuliah, orang tuanya bahkan tak merestui anak bungsunya ini untuk kuliah.

“Dulu saya kulia lebih banyak dukanya, karena setelah lulus SMA memang bapak saya melarang untuk kuliah, tetapi saya buktikan dengan lulus yang cepat dan IPK memuaskan,” ungkap Musliha saat ditemui usai pelaksanaan Wisuda.

Dia menjelaskan, selama menempuh kuliah, dirinya sempat mendapatkan beasiswa PPA, meski hanya berlangsung satu semester, setelah itu dirinya harus berjuang untuk mencukupi kebutuhannya dengan menyediakan jasa pembuatan makalah dan tugas kepada teman-temannya.

“Saya juga pernah bekerja sebagai karyawan di tempat Laundry di Kolaka, biar bisa membiayai kuliah saya,” terangnya.

Musliha mengungkapkan dirinya tak dapat menempuh pendidikan lanjut dan meraih prestasi sebagai lulusan terbaik tanpa dukungan dari kedua orang tuanya, sebab itu dirinya bersyukur masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk membahagiakan kedua kedua orang tuanya.

Dirinya juga berpesan kepada pejuang ‘Baju Toga’ untuk tetap optimis raih gelar, demi membanggakan orang tua.

Bahkan, pengalaman dicibir oleh rekannya di kampus karena kedekatan dengan semua dosen atau jadi anak emas para dosen, membuatnya tidak mau ambil pusing dengan perkataan teman-temannya. Yang pastinya dirinya memiliki target untuk cepat selesai dengan masih memuaskan.

Reporter: Dekrit

error: Content is protected !!