oleh

Muhammadiyah Koltim Ajak Warga Ciptakan Pilkada Damai

KOLTIM, TP – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengajak masyarakat Koltim untuk bersama-sama meciptakan Pemilihan kepala dearah (Pilkada) yang damai dan demokratis, serta bebas dari COVID-19.

Selain itu, pengurus Muhammadiyah Koltim siap mendukung penuh sukses-nya pelaksanaan Pilkada nantinya. Muhammadiyah berharap, masyarakat maupun simpatisan pasangan calon juga dapat terbebas dari COVID-19 saat menyalurkan hak politiknya.

Muhammadiyah Koltim juga mengajak seluruh masyarakat khususnya warga Muhammadiyah untuk ikut mengambil peran serta dalam menjaga kondusifitas selama penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Kolaka Timur.

“Di tahun politik kerap terjadi berbagai kerawanan baik itu ketegangan sosial maupun konflik antar pendukung paslon. Untuk itu, Muhammadiyah sebagai ormas kultural ke agamaan yang memiliki eksistensi dalam penyaluran Dakwa sangat memiliki peran penting untuk berpartisipasi guna mewujudkan pesta demokrasi yang sukses serta terhindar dari konflik antar kelompok masyarakat,” jelas Ketua PDM Koltim, Dr. Mustakim Darwis.

Walapun secara formal kata Mustakim, dalam proses politik praktis berdasarkan kelembagaan Muhamadiyah selalu menjalankan tanggung jawab kulturalnya keagamaan dengan memberikan pesan-pesan damai dalam menyejukkan pelaksaan Pilkada tahun 2020.

“Dimana biasanya dalam pesta demokrasi isu agama maupun isu sosial lainnya sangat rentan ditarik untuk kepentingan tertentu selama tahun politik, hal ini sangat dimungkinkan karena adanya kemajuan teknologi informasi yang tidak bisa dibendung khususnya di media sosial,” katanya.

Lebih lanjut Mustakim mengatakan, jika media sosial saat ini telah menjadi wadah dalam adu argumen antar kelompok pendukung yang dimungkinkan isu dalam berargumen menggunakan agama sebagai sarana.

“Marih kita jadikan Pilkada Koltim sebagai ajang membangun demokrasi yang baik. Jadikan Pilkada sebagai ajang untuk bersinergi bersama-sama dalam membangun kebersamaan antar masyarakat. Serta bersama sama menjadikan pilkada yang bermartabat dengan tidak menyebarkan berita hoaks, Isu sara, kampanye negatif, atau bahkan kampanye hitam,” kata Mustakim Darwis.

Untuk menghindari terjadinya konflik antara agama di Pilkada saat ini, Mustakim mengajak ormas Keagamaan se- Koltim untuk berperan aktif meningkatkan kualitas demokrasi pasca Pemilu serta dapat mengawal setiap proses Pilkada.

”Ini guna melahirkan kebijakan-kebijakan yang berdampak langsung bagi kehidupan rakyat secara umum,” imbuh Mustakim Darwis.

Selain itu, Mustakim juga mengingatkan warga untuk dapat menghidari kerumunan serta tetap mengedepankan protokol kesehatan, demi keselamatan bersama.

Reporter : A. Jamal

Komentar

HUKUM KRIMINAL