oleh

Masyarakat Desa Lasalimu Pertanyakan Soal Realisasi Dana Desa, Aparat Penegak Hukum Diminta Turun Lapangan

BUTON, TRIASPOLITIKA.ID – Masyarakat desa Lasalimu, kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton kini mulai kesal dan mempertanyakan realisasi dari alokasi dana desa senilai Rp 683 juta dan Rp 189 juta yang telah dikucurkan Pemerintah pusat bagi wilayah tersebut.

Kekesalan tersebut dipicu akibat belum adanya bukti fisik berupa pembangunan pasca dikucurkan dana senilai ratusan juta rupiah tersebut sementara pencairannya telah dilakukan.

Namun kenyataannya, sampai sekarang masyarakat mempertanyakan  tidak adanya pergantian pipa air dan juga pipa bekas tidak ada .

Sebagaimana informasi yang di peroleh Triaspolitika.id dari  sejumlah warga desa Lasalimu di Buton, mereka mengaku kesal terhadap kinerja Pemerintah desa yang tidak transparant dalam penggelolaan dana desa.

Padahal, telah ada petunjuk dari  Pempus terkait pengelolaan dana desa tersebut.

“Kami masyarakat desa kesal karena kepala desa dan sekretaris desa karena tidak mempergunakan uang  milik Negara ini,  sesuai amanat Pemerintah pusat  untuk melakukan  pembangunan desa,” kecam La Ode Asrama.

Sumber kemudian merincikan, berdasarkan data Sistem Informasi Desa (SID) Kemendes RI, dana desa (DD) tahun 2019 terkait pembangunan/rehabilitasi/peningkatan sumber air bersih milik desa sebesar Rp 683,233,000 disinyalir tidak ada pergantian pipa dan tidak ada mesin pendorong air.

Kemudian, untuk dana desa (DD) tahun 2020, pembangunan prasarana kantor desa Rp 189,450,400 yang dibangun di atas tanah sengketa (tidak ada hibah) dan sampai sekarang bangunan tidak selesai.

“Disinyalir Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) tidak di stor di daerah. Tapi faktanya, bangunan balai desa itu tidak selesai di bangun dan hanya fondasi di lahan sengketa, ” bebernya.

Oleh karena itu, sumber atas nama masyarakat desa Lasalimu meminta  pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Buton untuk segera memangil kedua pejabat desa Lasalimu guna dilakukan pemeriksaan.

“Kami minta dalam waktu dekat ini juga kepala desa, sekretaris desa dan bendahara desa Lasalimu diperiksa terkait keberadaan dana desa milik desa,” desak tokoh masyarakat desa Lasalimu.

Reporter: Anto

BERITA PILIHAN