Mahasiswa Unilaki Demo di DPRD Konawe, Tuntut Transparansi Penyaluran Beasiswa

waktu baca 2 menit
Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya saat menemui massa aksi

TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Puluhan mahasiswa Universitas Lakidende (Unilaki) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kabupaten Konawe pada Senin, 19 Mei 2025.

 

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap ketidakjelasan dan ketimpangan penyaluran dana beasiswa dari program Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

 

Dipimpin oleh Ketua BEM Unilaki, para mahasiswa mendesak Pemerintah Daerah Konawe untuk memperbaiki sistem distribusi beasiswa CSR agar lebih transparan dan merata. Mereka mengungkapkan bahwa banyak mahasiswa yang hingga kini belum menerima bantuan, bahkan ada yang terancam putus kuliah akibat kesulitan biaya.

 

“Dana CSR seharusnya digunakan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, tapi kenyataannya tidak semua mahasiswa merasakan manfaatnya,” ujar salah satu peserta aksi dalam orasinya.

 

Aksi damai itu mendapat tanggapan langsung dari Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, yang turut menyampaikan keprihatinannya terhadap persoalan tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui alur masuknya dana CSR ke wilayahnya, dan mempertanyakan kurangnya koordinasi antara pihak perusahaan, Pemda, dan DPRD.

 

“Saya mendukung penuh aspirasi mahasiswa. Penyaluran dana CSR tidak boleh dilakukan sepihak tanpa keterlibatan DPRD,” katanya di hadapan massa aksi.

 

I Made juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta agar segera digelar pertemuan antara DPRD, Pemda, dan Dinas Pendidikan guna membahas mekanisme penyaluran dana CSR, khususnya yang diperuntukkan bagi sektor pendidikan.

 

“Kami akan segera memanggil Dinas Pendidikan dan Pemda untuk duduk bersama. Ini penting agar ke depan tidak ada lagi kebingungan soal distribusi dana CSR,” tegasnya.

 

Sebagai langkah konkret, DPRD Konawe berencana mengundang seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut untuk berdialog dan mencari solusi bersama. Mahasiswa juga dijanjikan akan dilibatkan dalam proses pembahasan tersebut.

 

“Mahasiswa adalah bagian penting dari masa depan daerah ini. Saya pastikan aspirasi kalian tidak akan diabaikan. Kami akan mengawal isu ini hingga tuntas,” tutup I Made Asmaya.