Mahasiswa KKN USN Kolaka Gelar Seminar Program Kerja di Desa Gundu-Gundu
BUTON TENGAH, TRIASPOLITIKA.ID – Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler PM-XII sukses menggelar Seminar Program Kerja di Desa Gundu-Gundu, Kecamatan Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, pada Sabtu (20/7).
Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam menyosialisasikan rencana kerja mereka kepada masyarakat setempat.
Seminar tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari Kepala Desa, kepala dusun, kader posyandu, anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh agama, pemuda, hingga warga Desa Gundu-Gundu. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi.
Koordinator desa, Azrullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat masyarakat. Ia berharap program kerja yang diusung mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan warga.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat Desa Gundu-Gundu. Semoga program yang kami bawa bisa memberikan manfaat nyata bagi desa ini,” ujar Azrullah.
Dalam seminar tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah rencana kegiatan yang akan dijalankan selama masa KKN. Mulai dari pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, hingga program edukatif yang menyasar berbagai lapisan warga.
Kepala Desa Gundu-Gundu, Zaabu, menyambut baik seluruh program yang ditawarkan mahasiswa. Ia secara khusus menyoroti pentingnya pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
“Kami sangat menerima semua program kerja yang disampaikan. Sampah yang selama ini dibuang begitu saja, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi produk yang menghasilkan keuntungan,” kata Zaabu.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan memudahkan pencapaian tujuan bersama.
Kegiatan seminar ini ditutup dengan sesi diskusi dan masukan dari warga desa, yang berharap program KKN dapat berjalan lancar dan bermanfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Gundu-Gundu.
Editor: Dekri







