oleh

Mahasiswa ini Geram, Perilaku Oknum Nama Besar Mahasiswa Baubau Tercoreng

BAUBAU, TP – Mengaku kaget dengan terbitnya¬† berita disalah satu media online, Kamis (14/1/2021) yang berjudul ‘Diduga Peras Pemilik Rumah Makan, Oknum Mahasiswa Bakal Dilapor Ke Polisi’, langsung mendapat respon dari salah satu mahasiswa Asal Sula’a, Akmal.

Dikutip berita Suryametro.net, diketahui para oknum mahasiswa tersebut mengatas namakan Aliansi Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah Kepulauan Buton (PPPD Kepton).

“Kejadian ini kalau pun benar dilakukan oleh oknum-oknum mahasiswa dengan mengatasnamakan mahasiswa, saya pribadi sebagai mahasiswa sangat menyayangkan hal tersebut,” tegas Akmal, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton (UM-Buton), Kamis, (14/1/2021).

Selain itu, Suryametro.net dalam rilisnya, menerangkan aksi yang dilakukan para oknum mahasiswa tersebut diduga sebagai tindakan pemerasan kepada korban yang tak lain adalah salah satu pemilik warung yang ada di Kota Baubau.

Selain rasa geramnya, Akmal pun sangat menyayangkan perilaku yang dilakukan oknum mahasiswa tersebut. “Bagaimana tidak, ada nama besar mahasiswa yang terseret disana, kami hanya khawatir jika benar-benar terjadi dugaan tersebut nama besar mahasiswa akan dikecam dan tidak dapat dipercayai lagi oleh kalangan masyarakat kota Baubau,” keluhnya.

Lanjut, Kata akmal padahal oknum-oknum tersebut tidak bisa digeneralisasi sebagai perwakilan daripada mahasiswa secara keseluruhan. “Masih banyak mahasiswa yang berhati mulia, berintegritas dan idealisme serta masih banyak mahasiswa lainnya yang berprestasi,” imbuhnya.

Atas kejadian ini, Akmal selaku mahasiswa menyarankan kepada pemilik warung untuk melaporkan secepatnya dugaan Tindak Pidana tersebut. “Dengan menempuh jalur hukum, hanya dengan itu lah dapat membuktikan dan membersihkan nama besar Mahasiswa,” terangnya.

Dengan jalur hukum yang ditempuh, Kata Akmal, para oknum-oknum mahasiswa yang diduga melakukan aksi pemerasan dapat segera mengklarifikasi, sehingga faktanya segera terungkap.

Hingga berita ini ditayangkan, berita terkait pemerasan oleh oknum mahasiswa di Baubau terus viral bahkan telah tersebar diberbagai group WhatsApp.

“Kami masih percaya hal ini masih bersifat dugaan. Makanya kami meminta kepastian yang terang benderang dan semata-mata demi membersihkan nama besar mahasiswa
di Kota Baubau,” pungkas Akmal.

Reporter: Atul

HUKUM KRIMINAL