oleh

LMND Desak Pemkot Kendari Tindak Tegas Dugaan pencemaran Lingkungan PT NET

KENDARI, TRIASPOLITIKA.ID – Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta pemerintah Kota (Pemkot) Kendari agar memberikan ketegasan terhadap aktivitas penambangan pasir yang dilakukan oleh PT. Nusantara Ekonomi Terutama (NET) di Kecamatan Nambo.

Pasalnya, aktivitas pertambangan pasir yang dilakukan PT. NET diduga telah melakukan pencemaran lingkungan di wilayah tersebut.

LMND menilai saat ini Pemkot Kendari terkesan kurang tegas terhadap perusahaan tersebut. Sebab, aktivitas penambangan itu, sebelumnya sudah pernah di segel oleh pihak Pemkot dengan memasang plang pelarangan aktivitas. Namun PT. NET masih saja tetap menjalankan aktivitas penambangannya.

Ketua LMND Kota Kendari, Anhar yang aktif mengadvokasi isu-isu lingkungan, menyayangkan sikap Pemkot Kendari yang menurutnya belum tegas menindak aktivitas perusahaan tersebut.

“Sudah jelas dalam RT/RW Kota Kendari, di wilayah kecamatan Nambo tidak ada dasar hukumnnya untuk menambang, apalagi dalam skala besar seperti yang dilakukan perusahaan tersebut. Hanya saja pemkot belum bersikap tegas untuk menindak,” terang Anhar pada Jumat, (29/10/2021).

Kata Anhar pihaknya telah menerima keluhan beberapa warga nelayan yang tinggal di pesisir Nambo, akibat aktivitas PT. NET.

Setelah menerima keluhan masyarakat, lanjut Anhar, LMND langsung melakukan Investigasi di lapangan. Dari hasil investigasi itu, LMD menemukan adanya aktivitas penambangan pasir air laut di pesisir pantai Nambo yang mengakibatkan proses penangkaran ikan (keramba) sebagai mata pencaharian warga terganggu.

“Tentu Hal ini sudah jelas-jelas berdampak terhadap perekonomian warga, bahkan mencemari lingkungan. Untuk itu kami berharap Pemkot Kendari secepatnya menindak tegas PT. NET. Sebab,hal tersebut menyangkut hidup para masyarakat kecil seperti nelayan,” pungkas Anhar.

Reporter: Ahmad

BERITA PILIHAN