Lestarikan Budaya Tolaki, TKM Sultra Diksar 46 Angkatan Muda di Andolaki

waktu baca 2 menit
Lestarikan Budaya Tolaki, TKM Sultra Diksar 46 Angkatan Muda di Andolaki.

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Tamalaki Kongga Momea (TKM) Sultra, kembali melaksanakan Pendidikan dasar (Diksar) angkatan dua di Desa Alaaha, Kecamatan Uesi, Koltim, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Diksar yang diikuti oleh 46 pemuda dari dua kabupaten, yakni Kolaka dan Kolaka Timur itu, diselenggarakan selama tiga hari 18 – 20 Maret 2022.

Ketua TKM Sultra, Soni, mengatakan, kegiatan diksar dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman terhadap generasi muda, tentang pentingnya budaya Tolaki yang saat ini mulai dikikis perkembangan zaman.

Desa Alaaha kata Soni, merupakan salah satu wilayah peradaban suku Tolaki di Sulawesi Tenggara yang patut dilestarikan. Tidak heran Desa Alaaha dipilih sebagai tempat diksar angkatan muda TKM Sultra.

”Kami selalu melaksanakan diksar di wilayah peradaban suku Tolaki. Tujuannya, untuk memberikan pemahaman terhadap generasi muda, tentang pentingnya nilai-nilai adat budaya suku Tolaki di Sulawesi Tenggara,” kata Soni, pada Triaspolitika.id.

Kata Soni, diksar angkatan kedua itu diberi nama angkatan Anadolaki, sedangkan diksar pertama diberi nama angkatan Tambo Uti.

Ketua TKM Sultra itu sengaja memberi nama Andolaki pada diksar kedua, agar pemuda yang tergabung pada organisasi TKM senantiasa memahami wilayah peradaban leluhur suku Tolaki di Sultra pada masa lampau.

Lestarikan Budaya Tolaki, TKM Sultra Diksar 46 Angkatan Muda di Andolaki.

”Selain itu, supaya anak muda juga mengetahui bahwasanya di Andolaki asal muasal suku Tolaki Konawe dan Mekongga itu berasal. Aso Ikaa Puuno (Satu saja pohonnya),” kata Soni.

Soni berharap 46 angkatan muda TKM Sultra yang mengikuti diksar dapat memahami wilayah mana saja yang menjadi sejarah peradaban suku Tolaki di Sultra.

Sebenarnya kata Soni, masih ada peserta yang hendak ikut serta pada diksar tersebut, namun karena keterbatasan informasi dan Komunikasi, sehingga mengakibatkan banyak peserta yang tidak ikut.

Apalagi kata Soni akses menuju lokasi diksar yang lumayan ekstrim serta aliran air sungai yang meluap akibat hujan deras.

”Insya Allah diksar ketiga kami akan laksanakan di Konawe pada bulan Juni mendatang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, diksar angkatan kedua TKM Sultra itu, dihadiri oleh kepala Desa Silui, Buhasudin, sekaligus melepas peserta diksar.

Reporter: Dhery

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!