Koalisi Masyarakat Kolaka Demo DPRD, Tuding PT IPIP Serobot Lahan Warga
KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Puluhan warga yang tergabung dalam Koalisi Aksi Damai Masyarakat Kolaka menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis, 23 Mei 2025.
Mereka memprotes dugaan penyerobotan ratusan hektare lahan milik warga oleh PT Indonesia Pomalaa Industry Part (PT IPIP) di Kecamatan Pomalaa.
Dalam aksi yang berlangsung tertib dan dikawal ketat aparat Polres Kolaka dan Kodim 1412 Kolaka itu, massa mendesak DPRD Kolaka mengambil sikap terhadap persoalan yang telah merugikan masyarakat.
“Kami menuntut keadilan dan ganti rugi yang layak atas lahan masyarakat yang dirampas,” kata Ketua Koalisi Aksi Damai Masyarakat Kolaka, Misran, dalam orasinya.
Misran menyebut, sejumlah desa seperti Oko-oko, Sopura, dan Lamedai di Kecamatan Tanggetada menjadi lokasi yang terdampak. Ia meminta DPRD segera memanggil pihak PT IPIP serta para kepala desa di wilayah tersebut untuk dimintai pertanggungjawaban.
“Kenapa PT IPIP tidak mengikuti langkah PT Vale yang beroperasi di wilayah yang sama? PT Vale melakukan pembebasan lahan dengan transparan dan memberi ganti rugi kepada warga sebelum memulai aktivitas tambang. Sementara PT IPIP, justru diduga menyerobot lahan masyarakat tanpa proses yang jelas,” ujar Misran.

Ia menambahkan, ratusan hektare lahan warga saat ini sudah dikuasai perusahaan tanpa sepengetahuan dan persetujuan pemiliknya.
Demonstran meminta agar DPRD Kolaka tidak tinggal diam dan segera mengintervensi agar konflik agraria tersebut tidak meluas.
Ketua DPRD Kolaka I Ketut Arjana berjanji akan segera memanggil pihak perusahaan serta pemerintah desa terkait tuntutan massa aksi.
“Kami secepatnya akan melakukan pemanggilan kepada pihak perusahaan maupun pemerintah desa sesuai permintaan massa aksi,” jelas I Ketut Arjana.
Reporter: A. Jamal







