Kementan Alokasikan 2.200 Ha Cetak Sawah untuk Muna Barat, Pendaftaran Lahan Masih Dibuka
MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Kabupaten Muna Barat menerima alokasi program cetak sawah seluas 2.200 hektar dari Kementerian Pertanian.
La Ode Darwin menyampaikan bahwa dari 2.200 hektar terdapat 1.100 hektar dinyatakan siap digarap, sementara kuota sisa masih terbuka untuk lahan warga yang memenuhi syarat.
“Kita mendapat jatah 2.200 hektar. Yang sudah siap 1.100 hektar, sisanya sementara disusun. Koordinasi dengan Kementan terus berjalan,” katanya, Senin (15/6/2026) saat ditemui di Kantor Daerah.
“Syarat utama bagi lahan yang ingin masuk program ini adalah berada di luar kawasan hutan,”tambahnya.
La Ode Darwin menegaskan pihaknya tidak akan mendaftarkan lahan yang masuk kawasan hutan. Salah satu contoh pembatalan usulan ialah sekitar 250 hektar di Desa Barakah, Kecamatan Tiworo Selatan, yang batal diajukan karena statusnya berada di kawasan hutan.
“Yang di Barakah kemarin 250 hektar tidak bisa masuk karena kawasan hutan. Kita tidak paksakan yang bermasalah,” ujarnya.
Untuk mempercepat realisasi program, tim dari Universitas Halu Oleo dijadwalkan turun minggu ini untuk melakukan kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di lokasi-lokasi yang diusulkan.
La Ode Darwin juga menginstruksikan Dinas Pertanian dan seluruh kepala desa untuk memaksimalkan pendataan lahan warga.
Program cetak sawah ini dibiayai langsung oleh Kementerian Pertanian, dengan anggaran yang disalurkan kepada petani.
Menurut La Ode Darwin, nilai bantuan mencapai puluhan juta rupiah per hektar. Masyarakat yang lahannya memenuhi syarat diimbau mendaftar ke Dinas Pertanian setempat. Evaluasi pelaksanaan program akan dilakukan pada tahun depan.
- Reporter : Farid







