Keluarga Firdaus Ngamuk, saat usai Rekontruksi Dilakukan

waktu baca 2 menit
Keluarga Firdaus Ngamuk, saat usai Rekontruksi Dilakukan.(Jamal/Triaspolitika.id)

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Sejumlah keluarga firdaus, korban kasus pembunuhan yang terjadi dua bulan lalu di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara ngamuk, saat usai menyaksikan proses rekontruksi atau reka adegan yang dilaksanakan penyidik Polres Kolaka bersama Kejaksaan Negeri Kolaka, di pinggir pantai, Kelurahan Laloleha pada Selasa, (23/8/2022).

Keluarga korban ngamuk akibat tidak terima reka adegan yang diperankan tersangka saat menghabisi nyawa korban.

Menurut keluarga rekontruksi yang dilakukan petugas tidak sesuai dengan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka.

Salah satunya yaitu memaksakan reka adegan dilaksanakan dengan tidak memperhatikan kondisi air laut saat proses pembunuhan.

”Dalam BAP tersangka, kondisi ari laut saat itu dalam keadaan surut, sementara saat rekontruksi dilakukan air laut dalam keadaan pasang,” kata paman Korban Mukrim.

Tidak hanya itu, keluarga korban juga ngamuk karena tidak tahan melihat wajah tersangka yang menghabisi nyawa keluarga mereka.

Orang tua korban yang ikut menyaksikan proses reka adegan tak kuasa menahan tangis, sehingga menyebabkan ibu korban jatuh pingsan.

Kabag OPS Polres Kolaka AKP I Gede Pranata Wiguna mengatakan, keluarga korban merasa kecewa terhadap tersangka dan salah seorang saksi saat reka adegan dilaksanakan.

”Meski sempat terjadi riak-riak, proses rekontruksi berjalan aman dan kondusif,” kata I Gede Pranata.

Kata dia, rekontruksi yang dilakukan penyidik Polres Kolaka bersama Kejaksaan Negeri Kolaka, menampilkan 42 adegan dengan menghadirkan 6 saksi.

Reporter: A. Jamal