Kaesang Daftar Calon Ketua Umum PSI, Singkirkan Peluang Jokowi

waktu baca 2 menit
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (kanan) saat melakukan pertemuan di kawasan Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (3/1/2024). Presiden Joko Widodo meyakini PSI bisa mendapatkan kursi di DPR RI pada Pemilu 2024. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, TRIASPOLITIKA.ID – Kaesang Pangarep resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum (caketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Sabtu, 21 Juni 2025. Pendaftaran ini sekaligus menjawab spekulasi publik terkait kemungkinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut mencalonkan diri dalam perebutan pucuk pimpinan partai tersebut.

Kaesang menyampaikan bahwa keputusannya maju sebagai caketum telah melalui diskusi intensif bersama sang ayah, Jokowi. Menurutnya, kemungkinan ayah dan anak bersaing di partai politik adalah hal yang tidak realistis.

“Mengenai beliau (Jokowi) akan menjadi ketua umum atau tidak, itu sudah kami obrolkan seminggu terakhir ini. Kan enggak mungkin juga anak sama bapak saling kompetisi,” ujar Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta.

Kaesang menegaskan bahwa PSI perlu berada di bawah kendali pemuda untuk menjawab tantangan zaman. Ia menyampaikan keyakinannya kepada Jokowi bahwa generasi muda bukan lagi pemimpin masa depan, melainkan pemimpin hari ini.

“Saya yakinkan kepada beliau, satu: berilah kesempatan kepada anak muda. Anak muda itu bukan pemimpin masa depan, anak muda itu pemimpin masa kini,” tegasnya.

Sebagai bagian dari visinya, Kaesang menargetkan PSI lolos ambang batas parlemen dan berhasil menempatkan wakilnya di DPR RI pada Pemilu 2029.

“Insya Allah untuk teman-teman yang sudah setia mendukung saya. PSI di 2029, Insya Allah kita masuk Senayan,” kata Kaesang optimistis.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, menilai keputusan ini adalah bentuk kedewasaan politik antara Jokowi dan Kaesang. Menurutnya, tidak masuk akal jika orang tua dan anak terlibat dalam persaingan politik di partai yang sama.

“Karena tidak mungkin anak sama bapak bersaing. Itu kan pernyataan Kaesang secara eksplisit. Artinya Kaesang maju, Jokowi tidak maju,” kata Adi kepada Tempo, Minggu, 22 Juni 2025.

Kongres PSI dan Pemungutan Suara

PSI telah menetapkan jadwal pemungutan suara internal untuk memilih ketua umum pada 12 hingga 19 Juli 2025. Adapun hasilnya akan diumumkan dalam Kongres PSI yang digelar di Solo, Jawa Tengah, pada 19 Juli 2025.

Kongres ini diperkirakan akan menjadi panggung penting bagi PSI dalam menentukan arah baru partai, terutama dalam mengonsolidasikan dukungan menjelang kontestasi politik 2029.