Jalin Kemitraan, Pers dan Polda Sultra teken MoU

waktu baca 3 menit
Jalin Kemitraan, Pers dan Polda Sultra teken MoU.

KENDARI, TRIASPOLITIKA.ID – Polda Sultra menggelar Coffee Morning bersama sejumlah insan Pers yang ada di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan silatuhrahmi antara pihak kepolisian dengan awak media itu, dilaksanakan di Aula Dharana Lastarya Polda Sultra pada Rabu (16/3/2022).

Agenda tahunan Polda Sultra tersebut, dihadiri langsung Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto, Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra Sarjono serta Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari Rosniawati Fikri.

Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, kegiatan coffee morning merupakan agenda tahunan rutin Polda Sultra bersama Insan Pers.

“Sebelumnya hanya sembilan media saja yang terakomodir. Kini kita laksanakan MoU dengan 15 media yaitu satu media cetak, satu media Radio, Empat media Televisi dan Sembilan dari media online,” katanya.

Kata Ferry, ada 94 wartawan dari berbagai media yang hadir dalam coffee morning itu. Kendati demikian, pihaknya mengaku tetap menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan semua Media di Sulawesi Tenggara.

“Jadi jangan khawatir, kami dari Polri Kabid Humas Polda Sultra menjamin dan tetap melindungi nedia serta terbuka bagi siapa saja sebagai wujud keterbukaan informasi publik,” katanya.

Pihaknya mengaku mendukung penerapan undang-undang pers. Untuk itu dia berharap, insan pers dapat menampilkan pemberitaan yang berimbang, sekaligus meluruskan informasi hoax yang beredar di masyarakat.

Ketua PWI Sultra Sarjono menuturkan, meskipun terjalin kerja sama antara Polda Sultra dan Media namun semua tetap bekerja sesuai koridor masing-masing dalam arti lain bersikap profesional.

Menurut Sarjono, Pers adalah institusi publik yang berkewajiban mengontrol informasi secara fakta dengan tetap menjunjung tinggi kode etik Jurnalistik.

“Bukan berarti karena ada kerjasama, kita tidak bisa mengontrol. Kerja secara profesional dan bertanggung jawab akan terus dilakukan,” kata Sarjono.

Menurutnya, kebebasan pers tidak absolut tapi kebebasan pers bertanggung jawab. Untuk itu panduan kode etik jurnalistik harus dijunjung tinggi, sebagaimana ruh dari kerja-kerja jurnalistik.

Sarjono mengatakan, coffee morning merupakan kegiatan positif yang menjadi momen silaturahmi antara insan pers dan Polda Sultra sebagaimana yang telah terjalin puluhan tahun lamanya.

“Tadi juga kita saksikan MoU kerjasama antara Polda Sultra dan Media. Paling tidak ini menjadi wujud yang sifatnya profesional. Meskipun jumlah yang terakomodir terbatas karena memang jumlah media cukup banyak sehingga disesuaikan dengan kondisi yang ada,” katanya.

Ketua AJI Sultra Rosniawati Fikri berharap, sinergitas antara Media dan Polda Sultra dapat terus ditingkatkan.,

Pada prinsipnya kata Rosniawati, pihak kepolisian menjalankan tugas sebagai pengayoman masyarakat, sedangkan jurnalis menjalankan profesinya dalam mencari informasi serta menyampaikannya kepada masyarakat.

“Sinergitas itu perlu terus berjalan sesuai tupoksinya masing-masing. Kalau yang lalu itu kan semacam ada gab, namun kembali lagi bahwa jurnalis dilindungi oleh undang-undang seperti kasus kekerasan terhadap jurnalis, itu kan pasti diproses melalui UU Pers bukan langsung dibawah ke ranah pidana,” pungkas wanita sapaan Ros itu.

Diketahui, acara tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polda Sultra bersama insan pers.

Reporter: Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!