Jaelani Serahkan Alat Pertanian Modern ke Petani Konawe, Dorong Produktivitas dan Efisiensi
KONAWE, TRIASPOLITIKA.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tenggara, Jaelani, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan pada Sabtu (26/7) di dua kecamatan, yakni Tongauna dan Pondidaha.
Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen Jaelani dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayahnya. Sejumlah alat pertanian diserahkan langsung kepada kelompok tani, antara lain Combine Harvester, Hand Sprayer, dan Rice Transplanter.
“Kami berharap dengan adanya alat-alat modern ini, para petani dapat bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan menghasilkan panen yang lebih melimpah. Ini adalah investasi kita bersama untuk ketahanan pangan daerah,” kata Jaelani dalam keterangannya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui aspirasi anggota DPR RI dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mempercepat transformasi pertanian dari sistem tradisional menuju teknologi modern.
Kehadiran bantuan alsintan disambut antusias oleh para petani setempat. Mereka mengaku sangat terbantu, khususnya dalam proses panen yang selama ini masih dilakukan secara manual.
Penggunaan alat pertanian modern dinilai mampu menghemat waktu, tenaga, serta biaya produksi.
“Selama ini kami masih mengandalkan cara tradisional. Dengan adanya combine harvester dan alat lain, pekerjaan kami jadi jauh lebih ringan,” ujar salah satu petani penerima bantuan di Kecamatan Pondidaha.
Jaelani menegaskan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan aspirasi petani di Senayan. Ia juga berkomitmen untuk terus mendorong program-program yang berpihak pada penguatan sektor pertanian, khususnya di Sulawesi Tenggara.
“Pertanian adalah tulang punggung ekonomi daerah. Sudah saatnya petani kita didukung secara serius agar mampu bersaing dan berdaya saing,” tutupnya.
Program bantuan alsintan ini diharapkan menjadi langkah awal yang mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi pertanian, sekaligus menjadi stimulus bagi para petani untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam kegiatan pertanian.
Reporter: Dedi







