Gandeng BRIN, DPR RI Gelar Pelatihan Fermentasi Biji Kakao di Koltim

waktu baca 3 menit
Gandeng BRIN, DPR RI Gelar Pelatihan Fermentasi Biji Kakao di Koltim.|Hery/Triaspolitika.id

KOLTIM, TRIASPOLITIKA.ID – Anggota DPR RI Rusda Mahmud menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaksanakan pelatihan fermentasi biji kakao dengan Starter Bakteri asam laktat di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Dangia, Kolaka Timur, pada Rabu, (02/11/2022).

Peneliti Ahli Utama BRIN Titiek F Djaafar mengatakan, BRIN merupakan lembaga baru yang mempunyai tugas dan fungsi dibidang riset dan penelitian.

“Hasil penelitian BRIN akan disertasikan kepada masyarakat, supaya bermanfaat,” kata Titiek Rabu, (02/11/2022).

Lanjut Titiek, BRIN dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden nomor 78 Tahun 2021, dimana semua lembaga penelitian dan pengembangan di Kementrian dan lembaga pemerintah harus bergabung pada Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Dengan terbentuknya BRIN, diharapkan inovasi-inovasi teknologi yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kata dia, saat ini Indonesia mengalami penurunan peringkat hasil kakao dunia. Pada medio 2019, Kakao Indonesia mengalami penurunan kualitas. Sehingga berada di posisi 6 dunia.

”Padahal, Indonesia pernah masuk dalam tiga besar penghasil kakao terbesar dan terbaik di dunia. Dan Sultra termasuk salah satu penghasil kakao terbesar di Indonesia,” katanya.

Untuk itu Titiek berharap melalui pelatihan fermentasi biji kakao di Kolaka Timur, bisa bermanfaat bagi masyarakat. Utamanya bagi warga Kolaka Timur.

Anggota DPR RI Rusda Mahmud mengatakan, pelatihan fermentasi biji kakao di Kolaka Timur lahir dari hasil aspirasi masyarakat.

“Kegiatan ini tidak dilaksanakan secara dadakan, melainkan lahir dari hasil aspirasi masyarakat saat saya melakukan reses beberapa waktu lalu,” ujar Rusda Mahmud pada Triaspolitika.id.

Kata Rusda, kakao yang sudah diolah dan diperbaiki kualitasnya, sudah tentu harganya juga berbeda. ”Harga kakao nya akan lebih mahal jika dibandingkan dengan yang tidak diolah dengan baik,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut Rusda berharap, masyarakat Kolaka Timur bisa berinovasi secara mandiri, sehingga dapat tercipta peningkatan perekonomian yang lebih baik.

Selaku Kepala Desa Mekar Jaya, I Nengah Astrodi berharap, pelatihan fermentasi biji kakao di wilayahnya bisa bermanfaat untuk masyarakat.

Pelatihan fermentasi biji kakao dengan Starter bakteri asam laktat yang digelar di Desa Mekar Jaya, di ikuti 200 peserta yang terdiri dari kelompok tani, kelompok pemuda, kelompok perempuan serta tokoh- tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan Dangia.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari BRIN yaitu Prof. Dr. Ir. Titiek F. Djaafar, MP. dan Retno Utami Hatmi, ST., M.Sc sebagai Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Kegiatan pelatihan turut dihadiri Anggota DPRD Kolaka Timur Ketut Maria Asmara, Kapolsek Ladongi IPDA Irfan, Camat Dangia I Wayan Gede Edy Sanjaya, Kepala Desa Mekar Jaya I Nnengah Astrodi.

Pelatihan tersebut diawali pemaparan tentang produk kakao dan praktel pembuatan produk dari bahan dasar olahan kakao.

Reporter: Hery

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *