Festival Anak Shaleh Semarakkan Ramadhan di Kabupaten Kolaka Utara

waktu baca 2 menit
Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding saat membuka kegiatan Festival Anak Shaleh tahun 2026, di islamic Center Masjid Agung Kota lasusua, Minggu (1/3/2026). Foto Is.

KOLUT, TRIASPOLITIKA.ID – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menggelar kegiatan Amaliah Ramadhan dalam bentuk Festival Anak Shaleh sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keimanan dan pembentukan karakter generasi muda di bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Islamic Center Masjid Agung Lasusua, Minggu (1/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kolut, H. Jumarding.

Dalam sambutannya, Jumarding menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum pendidikan ruhani sekaligus pembentukan akhlak bagi anak-anak sejak usia dini.

“Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi sarana pembinaan generasi Islami yang cinta Al-Qur’an, gemar beribadah, serta memiliki akhlakul karimah,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi visi dan misi pembangunan daerah menuju masyarakat madani.

Menurutnya, membangun masyarakat yang berakhlak dan religius bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari perkembangan teknologi dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya,” lanjutnya.

Melalui kegiatan tersebut, panitia menghadirkan berbagai lomba bernuansa Islami yang bertujuan menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat nilai kejujuran dan kedisiplinan peserta.

Jumarding juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, guru, dan orang tua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan manfaat serta menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.

“Kami berpesan agar para peserta mengikuti seluruh perlombaan dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, melainkan proses belajar dan pembentukan karakter yang lebih baik,” pungkasnya.

  • Reporter: Fyan