oleh

Era Arhawi Sejumlah Proyek Usulan Akan Mulai Dikerja Tahun Ini

WAKATOBI,TRIASPOLITIKA.ID –
Tahun 2021 hingga 2022 mendatang, sejumlah proyek yang akan dibangun di Kabupaten Wakatobi melalui pendanaan Pemerintah pusat akan mulai akan dikerja. Semua itu merupakan program kegiatan pemerintah sebelumnya.

Eks Bupati Wakatobi periode 2016-2021, Arhawi mengatakan, diera pemerintahannya sudah banyak pembangunan dalam mendukung sektor pariwisata, diantaranya; daya dukung infrastruktur penataan wisata.

Kendati tahun ini, kata dia, pemerintah pusat melalui program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) akan mulai membangun menata sejumlah objek wisata. Diantaranya, rencana pembangunan penataan Sombu dive, rencana pembangunan teluk Kapota, rehabilitasi benteng liya, penataan kawasan alun-alun ibukota Wakatobi, dan penataan area wisata Toliamba.

“Inilah semua usaha yang telah kita usulkan dari 2020 kemarin ke pemerintah pusat,” ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, insah Allah juga, rencana pembangunan jembatan penghubung Numana-Kapota, akan mulai terlaksana di tahun 2022. Ini (program) tersebut merupakan domain Kementerian PUPR berupa usulan pemerintah daerah tentang status Wakatobi sebagai KSPN.

“Lima tahun memimpin daerah, banyak hal dibuat dalam mendukung upaya dalam mempersiapkan Kabupaten Wakatobi sebagai tujuan pariwisata Indonesia dan dunia,” ungkapnya.

Lanjut Arhawi, serta beberapa rencana pembangunan daerah yang dibiayai oleh APBD kabupaten, misalnya; jalan bypass yang menghubungkan Marina ke pelabuhan Penggulubelo.

Kemudian ruang publik wisata di Peropa, Kaledupa. Selain itu juga kesiapan fasilitas akses yang menghubungkan Wangi-Wangi ke pulau Tomia, perencanaan alur masuk pelabuhan Waitii. Demikian juga, alur masuk pelabuhan Lamanggau dan Usuku.

“Ini juga adalah PR yang akan kita usulkan di ABPD kemarin. Tujuannya apa. Agar masyarakat dapat merasakannya,” tukasnya.

Arhawi pun berharap bahwa semua yang direncanakan itu akan ditindak lanjuti oleh pemerintah saat ini. Untuk memajukan daerah. Lebih penting lagi, nantinya akan berimbas pada masyarakat yang akan merasakan hasil pembangunan tersebut.

“Mudah-mudahan rencana ini bisa berlanjut,” harapnya.

Lebih jauh ia menuturkan, tugas Pemkab saat ini sangat besar. Beban dengan mensukseskan sepuluh top destinasi pariwisata nasional oleh pemerintah pusat merupakan hal yang perlu lanjutkan.

“Jika ini kita siapkan. Maka Wakatobi ini, seperti yang selalu saya sampaikan, bukan hanya miliknya masyarakat lagi, tapi sudah milikinya Indonesia bahkan miliknya dunia,” ucapnya.

Oleh karena itu, sambungnya, sehingga penting Pemkab mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Wakatobi, diluar aspek pembangunan fisik.

“Jika ini dilakukan. Maka Kabupaten Wakatobi, dengan pariwisata yang telah dipersiapkan oleh pemerintah pusat ini diharapkan akan menjadi hal akan bermanfaat bagi masyarakat Wakatobi. Tapi jika hal ini tidak disiapkan maka hadirnya KSPN ini dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi masyarakat Wakatobi,” pungkasnya.

Reporter: Surfianto Nehru

BERITA PILIHAN