Dua Pria di Mubar Perkosa Seorang Gadis, Pelaku Sempat Ancam Bunuh Korban

waktu baca 2 menit
Ilustrasi

MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Kepolisian Polsek Tiworo Tengah, Polres Muna, Sulawesi Tenggara, berhasil mengamankan dua orang pria masing masing berinisial EF dan NV pada Jumat, (15/7/2022).

Kedua pria tersebut diamankan di Polres Muna atas kasus dugaan pemerkosaan seorang gadis berinisial P (19) pada Kamis 14 Juli 2022 malam.

Aksi bejat kedua pelaku dilakukan di dalam semak-semak sekitar wilayah Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat. Dari keterangan korban pada Polisi, Ia diperkosa secara bergilir oleh kedua pelaku.

Kapolsek Tiworo Tengah IPDA Rahmat Basuki dalam keterangannya mengatakan, petugas kepolisian melakukan penangkapan kepada kedua pelaku setelah menerima laporkan dari korban pada Jumat 15 Juli pagi.

Kata Kapolsek, peristiwa pemerkosaan itu bermula saat salah satu pelaku berinisial EF menghubungi korban P melalui pesan singkat, dengan modus berpura-pura sebagai pacar korban.

“Pelaku EF mengaku sebagai pacar korban, yang ingin bertemu di tugu AMD Desa Wanseriwu, Kecamatan Tiworo Tengah,” terang IPDA Rahmat Basuki melalui keterangan tertulis yang diterima Triaspolitika.id pada Senin (18/7/2022).

Lanjut Kapolsek, usai menerima pesan singkat, korban kemudian menuju tugu AMD. Namun setelah tiba di lokasi yang dimaksud, korban justru tidak melihat kekasinya. Korban hanya melihat kedua pelaku.

“Kedua pelaku mengaku pada korban jika pacarnya berada di lorong menuju SMA Negeri 1 Tiworo Tengah. Pelaku EF kemudian membonceng korban menuju lokasi yang dimaksud,” jelasnya.

“Usai mengantar korban di lokasi SMA Negeri 1 Tiworo Tengah, EF kembali menjemput NV. Korban sempat menaruh curiga karena di lokasi tersebut ia tidak mendapati kekasihnya,” tambah Rahmat Basuki.

Curiga atas gelagat kedua pelaku, korban kemudian berusaha melarikan diri, namun kedua pelaku menghalau korban menggunakan motor.

“Korban kemudian di tarik ke semak – semak. Saat kejadian pemerkosaan, korban sempat berteriak dan meminta tolong, namun mulut korban ditutup menggunakan tangan. Korban juga diancam akan dibunuh menggunakan pisau jika tetap berteriak,” kata Kapolsek Tiworo Tengah.

Kendati demikian kata Kapolsek, korban tetap berusaha kabur dari aksi bejat kedua pelaku.

”Korban berhasil kabur saat tangannya tak lagi dipegang oleh kedua pelaku. Pelaku EF sempat mengejar korban untuk memberikan celana serta handphone korban,” jelasnya.

Korban P kemudian pulang dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada keluarganya. Korban yang didampingi keluarganya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tiworo Tengah.

“Kami sudah amankan kedua pelaku. Sekarang keduanya ditahan di Polres Muna,” tandas IPDA Rahmat Basuki.

Reporter: Dedi

error: Content is protected !!