Dua Hari Terombang-ambing di Laut, Nelayan Asal Pomalaa akhirnya Ditemukan

waktu baca 2 menit
Nelayan Anca (kiri) bersama Salah seorang Tim dari Basarnas Kolaka.| Jamal/Triaspolitika.id

KOLAKA, TP – Setelah dua hari terombang-ambing di laut Padamarang, warga asal Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya ditemukan oleh tim Basarnas Kolaka, pada (02/04/2021).

Sebelumnya salah seorang nelayan asal Kelurahan Dawi-dawi, bernama Anca (30) dikabarkan kesulitan untuk pulang ke rumah usai mengalami kerusakan kapal. Nelayan tersebut akhirnya meminta tolong pada kerabatnya jika perahu miliknya rusak dihantam ombak.

Kerabat korban akhirnya memberitahukan keluarga agar segera memberikan informasi Basarnas agar segera dievakuasi.

Keluarga korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Basarnas Kendari. ”Saya melaporkan kejadian tersebut melalui telepon ke Comm Center Basarnas Kendari, karena keluarga kami sudah dua hari dua malam tidak ada kabar beritanya,” ujar A. Jamaluddin keluarga korban.

Tim Basarnas saat melakukan Evakuasi.|Jamal/Triaspolitika.id

Dikatakan Jamaluddin, Berdasarkan laporan tersebut Tim rescue pos sar Kolaka langsung diberangkatkan menuju LKK dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR dengan Pos Sar kolaka.

”Korban ke laut mencari ikan disekitar perairan pulau padamarang sejak dua hari lalu. kami dapat informasi jika sayap penyeimbang kapal keluarga kami patah akibat dihantam ombak tinggi. Karena kondisi cuaca buruk, sehingga kami langsung meminta bantuan Basarnas.” ujar dia.

Basarnas Kolaka yang dikerahkan untuk melakukan pencarian korban, akhirnya berhasil.

”Kami sangat berterima kasih kepada Basarnas Kendari dan Basarnas Kokaka karena telah membantu mecari hingga menemukan keluarga kami yang sempat terombang-ambing laut akibat cuaca buruk,” jelasnya.

Reporter:. A. Jamal