Dorong Ekonomi Warga, Desa Totobo Bentuk Koperasi Merah Putih

waktu baca 2 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Warga Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, secara resmi sepakat membentuk Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memperkuat perekonomian lokal.

Kesepakatan tersebut diambil melalui musyawarah desa yang digelar di aula kantor desa setempat, Rabu (28/5/2025).

Musyawarah ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Kepala Dinas Koperasi Kolaka H. Muh. Jufri, Kepala BPMD Kolaka Agus, Camat Pomalaa Rahmat Hidayat Gavoer, Tenaga Ahli Pendamping Dinas PMD Arisman, perwakilan TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat dan warga Desa Totobo.

Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi sarana ekonomi kolektif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal layanan keuangan dan pengembangan usaha lokal.

“Musyawarah ini menjadi tonggak awal pembentukan koperasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, koperasi ini dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar H. Muh. Jufri.

Ia menambahkan bahwa musyawarah ini juga membahas berbagai aspek teknis pembentukan koperasi, mulai dari tujuan dan sasaran koperasi, struktur organisasi dan manajemen, hingga jenis layanan yang akan disediakan dan mekanisme keanggotaan.

Sementara itu, Kepala Desa Totobo, Nirwani, menyatakan dukungan penuh atas pendirian koperasi tersebut. Ia menilai kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di wilayah Kolaka.

“Kami berharap koperasi ini bukan hanya jadi alat pemberdayaan ekonomi di Totobo, tetapi juga menjadi model yang bisa direplikasi oleh desa-desa lain,” kata Nirwani.

Dalam struktur awal koperasi, warga Desa Totobo bernama Sulham ditunjuk sebagai ketua. Ia akan memimpin proses pembentukan koperasi hingga operasionalnya berjalan.

Pemerintah Kecamatan Pomalaa dan instansi terkait menyatakan siap mendampingi koperasi tersebut agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan profesional.

Koperasi Merah Putih dirancang untuk menjangkau berbagai sektor ekonomi masyarakat, mulai dari simpan pinjam, pertanian, perdagangan, hingga pelatihan usaha kecil menengah. Kehadirannya diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi desa dan menciptakan lapangan kerja berbasis komunitas.

Reporter: A. Jamal