Dirjen Kementan Bakal Kucurkan Bantuan untuk Pengembangan Ayam Lokal di Konsel

waktu baca 3 menit

KONSEL, TRIASPOLITIKA.ID – Usaha pengembangan ayam lokal (ayam kampung) di Sulawesi Tenggara, mulai menunjukkan hasil positif. Tim Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian yang mengunjungi Alisa Farm, salah satu usaha peternakan ayam lokal (ayam kampung) di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, mengapresiasi keberhasilan Alisa Farm yang berhasil memproduksi anakan ayam (Day Old Chicken/DOC) 2000 hingga 3000 ekor perbulan.

Perwakilan Dirjen PKH, Benni Hernawan mengatakan dengan produksi 2000 hingga 3000 DOC perbulan, Alisa Farm mampu melayani kebutuhan anakan ayam di wilayah Konawe Selatan dan daerah lainnya.

“Stein ordernya sudah banyak hingga bisa distribusi ke luar Konawe Selatan, Kolaka Timur, Kolaka , dan kota Baubau. Alhamdulillah disini sudah ada pengembangan ayam lokal,” tuturnya, Sabtu (06/05/2023).

Kunjungan Dirjen tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan mentri Pertanian dan peternakan, Sahrul Yasin Limpo pada 29 Januari 2023 lalu.

Kunjungan kali ini kata Benni, untuk memastikan progres pengembangan ayam yang dihasilkan Alisa Farm. Kunjungan tim dirjen PSP dan PKH tersebut ini ingin memastikan progres pengembangan ayam, fasilitas kandang dan utilitas serta pakan mandiri dan populasi ayam yang sudah dimiliki Alisa farm

Setibanya di konsel, rombongan mengunjungi lokasi kandang ayam kampung , yakni ke Kandang Pembesaran (penggemukan) dan kandan indukan petelur dan keruang mesin setter selanjutnya ke ruang hetri lalu ke ruang broding selanjutnya ke kandang pembesaran (penggemukan) yang berada disatu area milik Alisa farm di Desa Alebo kecamatan Konda.

“Kita terdiri dari Direktorat Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), serta Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH). Dari PKH sendiri ingin melihat pembibitan ayam kampung atau ayam lokalnya,” ujar Beni.

Benni mengatakan, hasil dari kunjungan tersebut akan dilaporkan pada pimpinannya.

“Kita turun lapangan melakukan kunjungan, hasilnya kita akan laporkan ke pimpinan, dan pimpinan yang akan menindak lanjuti. Namun pengajuan (bantuan) nantinya ke Pemerintah Daerah dan pengajuannya nantinya berupa kelompok,” jelasnya.

sementara itu perwakilan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Moch Faisal, mengatakan bahwa, kunjungannya kali ini mengidentifikasi ,memastikan bangunan yang sudah ada dan yang akan di bangun nantinya berapa jumlah kisaran secara keseluruhan yang bakal di berikan.

“Kita pastikan dulu semua apa kebutuhannya baik bangunan maupun utilitasnya oleh Alisa farm, tentu kita akan pikirkan secara keseluruhan sehingga pengusulan Alisa farm dapat di pertanggung jawabkan nantinya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Konawe Selatan, Suwardi, mengapresiasi kunjungan tim Dirjen ke Konawe Selatan. Ia berharap semoga kunjungan Dirjen dapat membawa masa depan cerah untuk peternakan di Konsel.

“Peternak Konsel selama ini mengambil bibit ayam dari luar Konsel yakni Makasar dan Jawa, semoga dengan adanya bantuan ini tidak lagi mengambil dari luar Konsel,” tandasnya.

Senada, pemilik Alisa Farm, Ulun, berharap dengan adanya kunjungan Dirjen bakal memberikan semangat bagi para peternak yang ada di Sultra khususnya bagi Alisa Farm.

“Insya Allah peternak di Sultra bakal bisa hidup mandiri dan berkembang nantinya,” pungkasnya.

Reporter : Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!