Bupati Yusran Resmi Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029 Konawe
TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025–2029. Acara yang berlangsung di Hotel Nugraha, Unaaha, pada Kamis (24/7/2025) ini dibuka langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah provinsi, legislatif, instansi vertikal, hingga tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran menekankan bahwa Musrenbang RPJMD bukan sekadar forum birokrasi rutin, melainkan momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan yang akan menentukan masa depan Konawe. Ia mengingatkan bahwa di tengah pertumbuhan ekonomi yang mengesankan, masih terdapat tantangan struktural yang harus segera diatasi agar pembangunan dapat dirasakan merata.
Bupati juga menyoroti kondisi yang ia sebut sebagai “paradoks kemakmuran”, di mana pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa meski Konawe menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional, kontribusi konsumsi rumah tangga justru menurun signifikan, sementara angka kemiskinan tetap tinggi. Menurutnya, kondisi ini menandakan bahwa manfaat pembangunan belum menjangkau kelompok masyarakat bawah secara optimal.
Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah ketergantungan ekonomi yang tinggi pada sektor industri pengolahan. Kontribusi besar sektor ini terhadap pertumbuhan daerah tidak diimbangi dengan keterlibatan sektor pertanian secara memadai. Ketidakseimbangan ini menimbulkan kerentanan, terutama jika terjadi gejolak pada pasar ekspor.
Sebagai jawaban atas persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe mengusung visi baru pembangunan daerah: mewujudkan Konawe yang berdaya saing, sejahtera, adil, dan berkelanjutan. Visi ini bertumpu pada peningkatan produktivitas dan infrastruktur, pemerataan akses layanan dasar, pembangunan yang inklusif, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup.
Untuk mewujudkan visi tersebut, telah dirumuskan sejumlah misi strategis yang mencakup penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan berkualitas, diversifikasi ekonomi, reformasi tata kelola pemerintahan, pelestarian nilai budaya lokal, pembangunan infrastruktur yang merata, serta penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Beberapa strategi utama turut diperkenalkan, antara lain hilirisasi dan diversifikasi ekonomi yang mencakup sektor pertanian, industri, dan pariwisata. Pemerintah akan membuka lahan pertanian baru, meningkatkan sistem irigasi, dan mempercepat penggunaan teknologi di bidang pertanian. Di sisi industri, direncanakan pengembangan kawasan peternakan yang terintegrasi dari hulu ke hilir.
Upaya pengentasan kemiskinan juga menjadi fokus penting. Pemerintah akan membentuk balai latihan kerja, memperluas cakupan jaminan sosial, serta mengembangkan desa tematik berbasis potensi lokal. Selain itu, peningkatan honor bagi aparatur desa dan perbaikan sistem pendataan warga miskin juga akan dilakukan guna memastikan kebijakan tepat sasaran.
Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan menjadi langkah lain yang diambil demi meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan publik. Sistem berbasis reward and punishment bagi aparatur sipil negara serta pengembangan platform pelayanan terpadu “Smart Konawe” menjadi bagian dari agenda ini.
Kebijakan pembangunan ke depan juga akan diarahkan untuk memperkuat keterkaitan antarsektor, khususnya antara pertanian dan industri pengolahan, serta pariwisata dengan ekonomi kreatif. Beberapa proyek prioritas seperti pengembangan agrowisata, pembangunan pasar pangan di Abelisawa, dan pembangunan jembatan penghubung Morosi menjadi simbol dari upaya integratif tersebut.
Di akhir sambutannya, Bupati Yusran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan transformasi Konawe sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak. Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, Musrenbang ini menjadi titik awal perjalanan baru menuju Konawe yang lebih maju, merata, dan berkelanjutan.







