Bupati Wakatobi Resmikan Gedung Baru RSUD Wakatobi

waktu baca 4 menit
Bupati Wakatobi H Arhawi saat meninjau gedung baru RSUD Wakatobi yang baru saja diresmikan. Foto: Istimewa

WAKATOBI, TP –  Bupati Wakatobi H Arhawi meresmikan gedung baru tiga lantai di RSUD Wakatobi. Peresmian dilakukan tepat sepekan sebelum H Arhawi mengakhiri jabatannya sebagai Bupati Wakatobi. Saptu, (19/6/2021).

Gedung baru yang diresmikan yakni gedung tiga lantai, gedung IGD, ICU, Kamar Operasi, gedung rawat inap kelas I,II,III dan gedung Hiperbaric Chambers.

Hadir dalam peresmian, Ketua DPRD Wakatobi H Hamiruddin, unsur Forkopimda, sejumlah OPD, anggota DPRD, serta para tokoh agama, dan Insan Pers.

H Arhawi mengatakan, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk senantiasa mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Visi Kabupaten Wakatobi sebagai kabupaten maritim yang sejahtera dan berdaya saing didalamnya juga memiliki cita-cita besar untuk mendorong sumber daya manusia dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Wakatobi.

“Alhamdulillah berkat perjuangan kita semua khususnya jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi beberapa tahun ini telah mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Kesehatan RI dimana Kabupaten Wakatobi tiga tahun terakhir ini telah bebas dari Stunting. Oleh karena itu dengan prestasi yang diraih Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi maka apresiasi Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan berbagai anggaran, khususnya pembangunan gedung rumah sakit yang hari ini sama-sama kita saksikan. Disamping itu juga, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI telah juga membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi untuk memberikan alokasi anggaran, khususnya pembangunan Puskesmas di setiap pulau yang ada di Kabupaten Wakatobi,” ungkap H Arhawi.

Lanjut kata dia, membangun daerah tidak serta merta seperti membalikkan telapak tangan, pada 2016 yang lalu perna Saya sampaikan di tengah-tengah masyarakat bahwa insya allah Kabupaten Wakatobi, kita akan perjuangkan untuk kita hadirkan Dokter Spesialis disetiap pulau yang ada di Kabupaten Wakatobi.

“Nah, cita-cita itu tidak mungkin akan diraih dalam jangkah waktu tertentu butuh perjuangan, oleh karena itu di periode saya pertama, saya telah mempersiapkan berbagai fasilitas khususnya membangun Puskesmas dan insya allah kita akan tingkatkan menjadi rumah sakit pratama sehingga kedepan Puskesmas tersebut akan bisa kita tempatkan Dokter Spesialis disetiap pulau yang ada di Kabupaten Wakatobi. Kalau diukur lima tahun tidak mungkin kita akan capai, Negara pun juga sudah berumur 70 tahun lebih sampai sekarang juga tidak ada habis-habisnya untuk kita membangun. Oleh karena itu prestasi yang bersama kita raih di periode saya yang terakhir ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Wakatobi khususnya jajaran Pemerintah Daerah dan seluruh Stakeholder yang ada di Kabupaten Wakatobi yang telah berjuang dan bahu-membahu untuk mendukung berbagai tugas pemerintah yang ada di Kabupaten Wakatobi ini,” ujarnya.

Sambungnya, membangun kualitas sumber daya manusia Kabupaten Wakatobi bukan hanya semata-mata untuk kita dorong derajat kesehatannya, tetapi alhamdulillah di periode terakhir saya, saya juga telah berjuang untuk mendorong sumber daya manusia Kabupaten Wakatobi khususnya pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kita telah menyekolahkan kurang lebih 100 orang untuk kejenjang strata dua (S2) demikian juga kita telah berjuang untuk kita mengikut sertakan pegawai kita untuk mengikuti Diklatpim, baik Diklatpim II, III, dan IV ,” katanya.

Lanjut kata H Arhawi, setelah pembangunan gedung rumah sakit ini kita resmikan maka saya harapkan harus dijaga dan dirawat bahkan ditingkatkan dimasa yang akan datang.

“Membangun rumah sakit Kabupaten Wakatobi begitu sulitnya, lahan parkiran yang hari ini kita saksikan bersama begitu sulitnya untuk kita bebaskan. Bahkan barangkali kalau kita menunggu untuk kita nego sampai dibawah harga standar  yang ada di Kabupatem Wakatobi barangkali ini kita tidak akan bisa lakukan. Tetapi pemerintah tidak bisa menyerah berkat bantuan dari Forkopimda, yakni Kejaksaan, Kepolisian, Perwira penghubung Kodim 1413 Buton di Wakatobi, DLL memahami ini bahwa adalah penting untuk harus kita selesaikan (Pembebasan lahan parkir-Red) karna ini menjadi kebutuhan sebuah pembangunan sebuah rumah sakit khususnya RSUD Wakatobi,” ujarnya.

Terakhir kata H Arhawi, “Terima kasih kepada Direktur RSUD Wakatobi dan seluruh jajarannya yang telah berusaha dan berjuang sehingga alhamdulillah dimasa jabatan saya terakhir telah terbangun dan terselesaikan dengan baik gedung megah ini, mudah mudahan ini akan terjaga agar Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Wakatobi bisa setara dengan rumah sakit yang ada di Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Wakatobi, dr Munardin Malibu mengatakan, dengan adanya gedung baru ini diharapkan akan menambah semangat untuk meningkatkan kinerja kami dalam pelayanan kesehatan kepada  masyarakat Kabupaten Wakatobi.

“Pembangunan gedung ini diperoleh melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan RI dengan rincian, gedung IGD dengan daya tampung 13 pasien, ICU 8 pasien, dan Kamar Operasi 3 dengan menelan biaya kurang lebih Rp 20 miliar,” ungkap dr Munardin Malibu.

Lanjutnya, “Kemudian gedung rawat inap kelas I, II, dan III dengan daya tampung 52 pasien dengan anggaran kurang lebih Rp 13 miliar. Hiperbaric Chamber dengan daya tampung 6 pasien dengan pendamping 2 petugas dengan anggaran kurang lebih Rp 11 miliar,” katanya.

Untuk mendukung visi dan misi Bupati Wakatobi di bidang pariwisata RSUD Kabupaten Wakatobi telah membangun gedung Hiperbaric Chamber beserta kelengkapan peralatan kesehatannya, yang merupakan layanan unggulan  RSUD Wakatobi yang belum dimiliki oleh rumah sakit lain di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Reporter: Anto