Bupati Konawe Yusran Akbar Target Piala Adipura 2025

waktu baca 2 menit

TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Bupati Konawe Yusran Akbar menegaskan komitmennya untuk menggenjot kebersihan wilayah Unaaha sebagai upaya memenuhi standar penilaian Adipura 2025. Pemerintah daerah sejak Juli telah memetakan sejumlah titik prioritas yang menjadi fokus pemantauan, meliputi kawasan pemukiman, pertokoan, fasilitas umum, hingga objek wisata.

Sejumlah lokasi strategis tersebut antara lain Jl. A. Yani di Kelurahan Arombu, Jl. Simin di Kelurahan Tumpas, Jl. Tohamba di Kelurahan Asinua, Desa Ahuhu, kawasan pertokoan Jl. Sultan Hasanuddin, RSUD Konawe, UPTD Pasar Asinua, hingga destinasi Pantai Toronipa.

Bupati Yusran mengatakan upaya meraih Adipura tidak hanya mengandalkan kegiatan gotong royong, melainkan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh. Pemkab Konawe menyiapkan alokasi anggaran minimal tiga persen APBD untuk penyediaan fasilitas pengelolaan sampah modern serta percepatan implementasi Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS).

Untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, pemda juga mengeluarkan peringatan bagi pihak-pihak yang masih melakukan pembuangan sampah secara terbuka. “Predikat kota kotor harus kita hindari. Ini operasi penyelamatan reputasi daerah,” kata Yusran dalam wawancara di Unaaha, Minggu (16/11).

Standar penilaian Adipura menuntut skor minimal 73 untuk kategori Adipura dan 75 untuk Adipura Kencana, termasuk cakupan layanan pengangkutan sampah yang harus melampaui 75 persen kawasan perkotaan. Karena itu, pemerintah daerah melakukan penguatan di titik-titik pantau kritis sekaligus melibatkan perangkat daerah, masyarakat, dan pelaku usaha.

Bupati Yusran menegaskan bahwa keberhasilan meraih Adipura tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga partisipasi publik. “Ini adalah misi bersama. Titik pantau tersebut menjadi cermin komitmen kita terhadap kebersihan,” ujarnya.

Adapun titik pantau penilaian Adipura 2025 di Konawe dibagi dalam empat zona, yakni zona pemukiman dan pasang surat (10 lokasi), zona pertokoan dan jalan raya (13 lokasi), zona fasilitas publik kritis seperti pasar, sekolah, dan rumah sakit (24 lokasi), serta zona lingkungan dan wisata meliputi sungai, taman kota, dan enam pantai wisata (17 lokasi).

Pemerintah Kabupaten Konawe berharap upaya tersebut mampu memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus memperkuat citra Unaaha sebagai kota yang bersih dan layak huni menuju visi “Konawe Bersahaja”.