Bupati Konawe Yusran Akbar Pimpin Upacara HUT kemerdekaan RI ke 80
TRIASPOLITIKA.ID : KONAWE – Bupati Konawe, Yusran Akbar, memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Konawe. Upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati itu berlangsung khidmat meski hujan deras mengguyur.
Upacara Ini dihadiri dari unsur Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, pihak swasta dan sejumlah elemen masyarakat.
Dalam suasana yang basah, para peserta tetap tegap berdiri mengikuti detik-detik proklamasi pengibaran bendera merah putih. Bupati Yusran Akbar memimpin jalannya upacara.
Sedangkan, Komandan upacara dipercayakan kepada Letnan Satu Infantri Andi Ismar Paoly. Dengan suara lantang, ia mengatur barisan agar tetap rapi meski lapangan licin akibat hujan.
Momen yang paling ditunggu hadir saat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) memasuki lapangan. Putra-putri terbaik daerah melangkah dengan pasti, memperlihatkan latihan panjang yang telah mereka jalani.
Bendera Merah Putih perlahan dikibarkan, sementara lagu Indonesia Raya bergema. Para penonton yang memadati area halaman Kantor Bupati tampak terharu, banyak di antaranya meneteskan air mata.
Seorang guru yang hadir, Sahrul, mengaku bangga dengan penampilan Paskibraka. “Mereka tetap fokus dan disiplin meski kondisi sulit. Ini bukti generasi muda kita punya semangat yang tak mudah goyah,” katanya.
Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Kepala Desa dan Sekretaris Desa berprestasi se-Kabupaten Konawe. Penilaian dilakukan berdasarkan loyalitas, kedisiplinan, kejujuran, dedikasi, serta kinerja dalam melayani masyarakat.
Sejumlah desa mendapat apresiasi khusus karena dinilai mampu mengelola Dana Desa dan Alokasi Dana Desa secara transparan serta memberdayakan masyarakat dengan baik.
Bupati Yusran Akbar dalam sambutannya menekankan bahwa penghargaan ini bukanlah tujuan akhir.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa terus meningkatkan pelayanan publik dan membangun desa yang mandiri. Apresiasi ini hanyalah pemicu agar semangat kerja tidak pernah padam,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh peserta upacara. Menurutnya, tekad yang ditunjukkan masyarakat Konawe saat upacara adalah gambaran nyata semangat kemerdekaan.
“Meski hujan deras, semua tetap berdiri kokoh. Inilah wujud patriotisme yang harus kita rawat bersama. Kita disini berdiri dihujani air, tapi pehlawan kemerdekaan berdiri dihadapkan hujan peluru,” tambahnya.
Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama. Sang Merah Putih berkibar tegak di bawah langit kelabu, menjadi simbol ketangguhan bangsa yang tak pernah menyerah menghadapi rintangan.
Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan kerja nyata, terutama dalam pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi desa, serta pemberdayaan UMKM. “Merdeka berarti kita tidak berhenti berinovasi,” pungkasnya.







