oleh

Bupati Kolaka Resmikan Penggunaan Los Pasar bantuan dari Antam Tbk

KOLAKA, TP – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), meresmikan penggunaan bangunan los pasar dari PT. Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sultra, di Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa, Senin (30/11/2020) siang.

Bangunan Los pasar tersebut merupakan program CSR dari PT. Antam Tbk UBPN Sultra yang selama ini melakukan aktivitas pertambangan di Kecamatan Pomalaa.

Setidaknya ada 4 los, yang terdiri dari 32 petak kamar, diserahkan pihak manajemen perusahaan pertambangan pada pemerintah daerah untuk digunakan nantinya.

Puluhan petak los pasar tersebut rencananya bakal ditempati para pedagang nantinya, untuk berjualan.

Selain meresmikan bangunan Los pasar Bokeo Ladumaa, pemerintah daerah juga menyerahkan 55 mesin tempel perahu bantuan dari PT. Antam terhadap nelayan di tiga wilayah seperti Kelurahan Dawi-dawi, Desa Tambea, serta Desa Hakatotobu.

Penyerahan bantuan PT. Antam secara simbolis

Tidak hanya itu, Bupati Ahmad Safei juga meresmikan jembatan titian akses menuju Sekolah Terapung di Kelurahan Dawi-dawi.

General Manager Antam Sultra, Khaidir Said mengatakan, bantuan tersebut merupakan program CSR PT. Antam Tbk, sebagai wujud sinergitas bersama pemerintah dalam rangka membangun masyarakat Kolaka.

“Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat. Seperti bantuan pembangunan jembatan di sekolah terapung Dawi-dawi, kami harapkan semoga dengan dibangunnya jembatan titian bisa membantu para guru dan siswa, agar dapat mengajar dengan baik,” jelas General Manager Antam Sultra, Khaidir Said.

Sementara itu, Bupati Kolaka Ahmad Safei mengatakan, dengan terbangun nya Los pasar Bokoe Ladumaa ini, bisa terpelihara dengan baik.

“Pada dasarnya di pasar itu ada tiga komponen yang harus bersinergi seperti pedagang, pengunjung serta pengelola. Jadi saya berharap dapat bersama-sama memelihara pasar tersebut agar tetap aman serta tanpa gejolak,” ujar Bupati Kolaka.

Dikatakan Ahmad Safei, sinergitas ada faktor terpenting dalam mengelola pasar untuk menjadi lebih baik

Untuk diketahui dalam pembangunan Los pasar Bokeo Ladumaa, menelan anggaran sekitar Rp2, 280 milyar.

Reporter: A. Jamal

Komentar

HUKUM KRIMINAL