Bunda PAUD Kota Kendari Mengikuti Sosialisasi Virtual Implementasi Program Kesiapan Bersekolah bagi Satuan PAUD

waktu baca 2 menit
Bunda PAUD Kota Kendari Hj. Sri Lestari Sulkarnain, S.Pd., M.Si.

KENDARI, TP – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan anak untuk mendapatkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berkualitas dan siap bersekolah, maka Direktorat PAUD akan memberikan bantuan Implementasi Program Kesiapan Bersekolah bagi Kabupaten/Kota yang memenuhi persyaratan sesuai dengan Pedoman Pelaksanaan Bantuan Implementasi Kesiapan Bersekolah Tahun 2021.

Terkait hal tersebut, Bunda PAUD Kota Kendari Hj. Sri Lestari Sulkarnain, S.Pd., M.Si mengikuti Sosialisasi Implementasi Program Kesiapan Bersekolah Bagi Satuan PAUD Angkatan I dan Angkatan II yang digelar oleh Direktorat PAUD secara Virtual, Selasa (10/8/2021).

Direktur PAUD Dr. Muhammad Hasbi, S.Sos., M.Pd menjelaskan bahwa Indonesia akan mempersiapkan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas pada daerah yang menerapkan PPKM Level 1, 2, dan 3 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk itu, kami ingin mendorong satuan pendidikan agar dapat menyiapkan diri dan menyiapkan opsi PTM terbatas untuk anak-anak usia dini. Hal ini disebabkan karena pembelajaran tatap muka lebih efektif daripada pembelajaran jarak jauh, serta lebih banyak hal yang dapat dilakukan pada metode pembelajaran tatap muka, dibandingkan pembelajaran jarak jauh, sehingga potensi anak usia dini lebih mudah untuk dikembangkan.

“Mari kita dorong satuan PAUD dan satuan Sekolah Dasar (SD) untuk segera mempersiapkan diri melakukan opsi PTM terbatas bagi anak-anak kita yang berusia dini dan anak-anak kita yang berada dijenjang pendidikan dasar, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Kendari mengungkapkan bahwa peran orang tua di rumah juga sangat penting bagi anak yang akan melakukan sekolah tatap muka, karena persentase komunikasi dan berinteraksi anak lebih banyak dilakukan kepada orang tua dirumah.

Sehingga dirinya juga meminta kepada para orang tua dirumah agar dapat mendukung anak-anak mereka untuk mau dan siap melakukan PTM terbatas.

“Peran serta orang tua dan pengambil kebijakan dibidang pendidikan sangat penting agar ketika anak-anak kita melakukan PTM terbatas, mereka benar-benar sudah terkondisikan dengan suasana sekolah, termasuk berinteraksi dengan teman-teman dan guru,” tandasnya. (Adm)