BNNK Kolaka Tangkap Dua Orang Residivis Kasus Narkotika saat Sedang Transaksi

waktu baca 2 menit
BNNK Kolaka Tangkap Dua Orang Residivis Kasus Narkotika.(Dekrit/Triaspolitika.id)

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil menangkap dua orang residivis kasus narkotika berinisial HB dan HS di jalan dr. Soetomo, Kelurahan Lamokato, Kolaka, Kamis, (21/4/2022) dini hari.

”Tim Brantas dari BNNK Kolaka berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang residivis kasus narkotika. Kedua pelaku ditangkap saat asik bertransaksi sabu,” kata Kepala BNNK Kolaka, Bentonius Silitonga, Kamis, (21/4/2022) dini hari.

Lanjut Silitonga, saat penangkapan, pelaku HB sedang mengkonsumsi sabu, sembari menunggu pesanan dari pelaku HS.

Ditangan kedua pelaku kata Silitonga, masing – masing ditemukan narkotika jenis sabu. ”Masing – masing tersangka memiliki barang bukti sabu seberat 0,2 gram bruto. Jadi total barang bukti yang diamankan petugas BNN kepada dua tersangka seberat 0,4 gram bruto,” sambung Silitonga.

Lebih lanjut Silitonga menuturkan, pelaku HS sempat membuang barang bukti saat petugas melakukan pengeledahan. Meski demikian, petugas akhirnya berhasil menemukan barang haram tersebut.

Kepala BNNK Kolaka, Bentonius Silitonga

”Setelah dilakukan pencarian, petugas menemukan barang bukti plastik saset bening berisi sabu milik pelaku HS. Setelah di interogasi, HS akhirnya mengaku jika barang tersebut benar miliknya,” jelas Silitonga.

Lebih lanjut Silitonga menuturkan, penagkapan kedua pelaku berdasarkan laporan masyarakat, terkait adanya aktifitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Laporan itu kemudian dikembangkan oleh petugas.

Dari tangan kedua pelaku petugas mengamankan barang bukti berupa dua saset sabu yang masing-masing berisi 0,2 gram bruto.

Selain itu, petugas juga mengamankan alat hisap Bong yang dirakit dari botol plastik, kemudian satu buah handphone merek nokia, serta korek api rakitan.

Kedua tersangka akan dilakukan pendalaman kembali sebelum menetapkan pasal yang nantinya akan dikenakan.

”Untuk sementara kita merujuk pada Pasal 114 undang undang 35 ayat 1 dan pasal 112 undang undang nomor 35 ayat 1 tentang narkotika dengan ancama hukuman penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter: Dekrit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!