Bawa Aspirasi ke Pusat, Pemuda Kusambi Apresiasi Bupati Muna Barat Atasi Kelangkaan BBM
MUBAR, TRIASPOLITIKA.ID – Pemuda Kecamatan Kusambi mengapresiasi langkah Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, yang mengambil inisiatif membawa langsung aspirasi masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas).
Ketua Pemuda Kusambi, Rahman Kusambi, mengatakan tindakan Bupati menunjukkan keseriusan pemerintah daerah merespons masalah yang telah mengganggu aktivitas sosial-ekonomi warga.
“Langkah membawa persoalan kelangkaan BBM langsung ke tingkat pusat menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan rakyat,” kata Rahman, Jumat (28/8/2026).
Rahman menilai inisiatif itu strategis karena mampu mempercepat proses koordinasi untuk penambahan pasokan dan perbaikan mekanisme distribusi.
Ia berharap hasil komunikasi dengan Ditjen Migas menghasilkan kebijakan konkret, seperti penambahan kuota BBM, penataan agen dan pangkalan, serta pengawasan distribusi agar distribusi lebih merata dan adil bagi seluruh desa di Muna Barat.
“Kami berharap bukan hanya pernyataan, tapi ada tindak lanjut nyata, penambahan kuota, pengaturan ulang rute distribusi, dan pengawasan agar tidak terjadi penimbunan atau penyelewengan,” ujarnya.
Rahman menegaskan sikap pemuda adalah objektif, memberi dukungan bila pemerintah bekerja, namun akan tetap kritis jika kebijakan tak berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kritik dan dukungan harus berjalan seimbang. Ketika ada langkah nyata yang berpihak pada rakyat, kami wajib memberikan dukungan. Namun bila solusi tak maksimal, kami akan menyuarakan hal itu demi kepentingan publik,” katanya.
Kelangkaan BBM di Muna Barat selama beberapa waktu terakhir berdampak pada aktivitas nelayan, transportasi antar-desa, dan mobilitas ekonomi lokal. Warga melaporkan antrian panjang di pangkalan, kenaikan biaya angkut, serta gangguan pengiriman kebutuhan pokok ke wilayah terpencil.
Menurut Rahman, selain komunikasi dengan Ditjen Migas, Pemda Muna Barat perlu segera menyiapkan data riil kebutuhan berdasarkan pemetaan desa, koordinasi dengan Pertamina dan agen resmi, serta mekanisme pengawasan distribusi.
Iya juga menyarankan dialog terbuka antara pemerintah daerah, aparat desa, agen BBM, dan masyarakat untuk merumuskan solusi jangka pendek dan jangka panjang.
Pemuda Kecamatan Kusambi menyatakan siap mendukung setiap kebijakan yang benar-benar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, termasuk ikut serta dalam pengawasan distribusi BBM dan sosialisasi kebijakan di tingkat desa.
“Kami siap menjadi mitra pengawasan agar bantuan dan suplai BBM benar-benar sampai ke yang membutuhkan,” kata Rahman menutup pernyataannya.
- Reporter: Farid







