ANTAM Kolaka Gelar Pelatihan UMKM Kain Mantik dan Tali Rajut, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

waktu baca 3 menit

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Kolaka menggelar pelatihan pengembangan produk Kain Mantik dan Tali Rajut bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta itu berlangsung di Aula Gedung Huko-Huko, Kompleks PT ANTAM Pomalaa, Senin (15/6).

Pelatihan merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Kolaka dengan PT ANTAM Kolaka sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sekaligus mengembangkan potensi kerajinan lokal agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari teknik pewarnaan alami, pengembangan motif Kain Mantik yang merupakan tenun khas Kolaka, hingga pembuatan produk turunan berbahan tali rajut seperti tas, dompet, dan aksesori. Produk-produk tersebut diharapkan mampu menjangkau pasar wisata maupun pemasaran digital.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Kolaka, Agus, mengapresiasi komitmen PT ANTAM dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan melalui berbagai program pengembangan keterampilan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT ANTAM yang terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu di Kabupaten Kolaka. Pelatihan merajut dan pengembangan Kain Mantik ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan perusahaan dalam meningkatkan kreativitas masyarakat sehingga mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan memiliki nilai jual,” ujar Agus.

Sementara itu, Region CSR & External Relations Sub Division Head PT ANTAM UBP Kolaka, Muhammad Rusdan, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang berorientasi pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, para peserta memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha di bidang kerajinan apabila didukung dengan peningkatan kompetensi dan inovasi produk.

“Pelatihan Kain Mantik dan Tali Rajut ini merupakan salah satu program CSR PT ANTAM untuk memberikan kesempatan kepada ibu-ibu yang memiliki minat di bidang menenun maupun merajut agar dapat meningkatkan kemampuan serta menghasilkan produk yang lebih inovatif,” kata Rusdan.

Ia menjelaskan, pelatihan dilaksanakan selama kurang lebih tiga minggu dengan harapan seluruh peserta memperoleh keterampilan baru yang dapat menjadi peluang usaha berkelanjutan.

“Pesertanya sekitar 30 orang. Kami berharap dari proses pembelajaran ini lahir produk-produk yang lebih inovatif, kreatif, dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Sebagai tindak lanjut, hasil karya peserta juga akan dipromosikan melalui pameran yang direncanakan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Selain dihadiri jajaran PT ANTAM dan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Kolaka, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Kolaka, Pemerintah Kecamatan Pomalaa, serta Lurah Kumoro.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan pelaku UMKM, tetapi juga memperkuat daya saing produk kerajinan khas Kolaka sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

  • Reporter: A. Jamal