Aksi Gas Busel Protes Pembangunan di Lahan APL, Sementara Warga Lapola Tidak Punya Rumah
BUTON SELATAN, TP – Puluhan pengunjuk rasa aksi demonstrasi depan Kantor Camat Sampolawa Kabupaten Buton Selatan (Busel), menuntut supaya pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) tidak ditempatkan diatas lahan Areal Penggunaan Lain (APL). Selasa, (24/8/2021).
Pasalnya, aksi yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Sosial Buton Selatan (GAS BUSEL) menganggap pihak Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab Busel) tidak Pro Rakyat yang hidup di Lingkungan Lapola Kelurahan Todombulu.
“Apalagi Area Penggunaan Lain ini di peruntukan untuk 3 bagian, pemukiman, perkantoran, dan perkebunan,” ungkap Jamiludin.
Ia juga menyesalkan, sikap Pemkab Busel Dan Pemerintah Kecamatan yang seharusnya tidak egois pada penataan pembangunan infratrukstur publik. Menurut dia, pertimbangan nya masyarakat yang telah berkeluarga masih banyak belum memiliki rumah tempat tinggal akibat dari kurangnya lahan sehingga rata-rata memilih untuk menumpang dirumah orang tua.
“Lahan untuk tempat tinggal masyarakat saja masih sulit, ini dibuktikan dengan data yang diperoleh ada 34 masyarakat Lapola yang belum punya rumah,” imbuhnya.
Disisi lain, Jamiludin juga blak-blakan soal kekecewaan yang muncul di masyarakat. Pasalnya, setiap niat masyarakat untuk mau membangun namun masih saja terus di hantui dengan bakal hadirnya Perda RTRW Busel, “Nah, Sampai saat ini mana Perda RTRW itu, belum juga di sahkan, masyarakat akhirnya merasa digantung, jadi masyarakat ini merasa semacam tidak pedulikan” katanya.
Aksi ini berakhir hearing yang menghasilkan keputusan, diantaranya bakal dilakukan sosialisasi bersama antara masyarakat Lapola, Lurah dan jajaran Pemkab Busel yang rencananya akan digelar di Baruga Lapola.
Materi sosialisasi nya nanti selain membahas pembangunan KUA bersamaan membahas solusi masyarakat Lapola yang belum punya rumah, untuk jadwal nya akan dipercepat dalam waktu dekat ini,” tandasnya.
Hearing tersebut dihadiri Camat Sampolawa, Lurah Todombulu, Lurah Jaya Bakti, Lurah Katilombu beserta staf (jajaran,red) Kecamatan bersama seluruh massa pengunjuk rasa dan aksi pun berjalan baik dan damai.
Reporter: ATUL W







