85 Mahasiswa USN Kolaka Ikut Capping Day

waktu baca 2 menit
85 Mahasiswa USN Kolaka Ikut Capping Day.

KOLAKA, TRIASPOLITIKA.ID – 85 orang mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, mengikuti Capping Day angkatan XX, di Aula Akper Selasa (26/4/2022).

Selain mengikurti Capping Day mahasiswa juga mengikuti Sumpah Perawat dalam Menjujung Tinggi Etika dan Tanggung jawab Profesi, pada angkatan XVI dan XVIII Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sembilanbelas November Kolaka.

Kegiatan Capping Day itu dihadiri Sekretaris PPNI Sultra Sapril, Sekdis Kesehatan Kolaka serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan USN Kolaka.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi USN Kolaka, Rina Rembah mengatakan, meminta alumni agar dapat mengemban amanat kampus.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi USN Kolaka, Rina Rembah

Sebab kata dia, ada nama besar yang dibawa oleh mahasiswa ketika terjun ke dunia kerja. Kata pulah, mahasiswa bekerja di tempat yang sesuai dengan disiplin ilmu yang diterima sewaktu kuliah.

“Kita harapkan mereka yang di sumpah ini bekerja dengan profesional, ada tanggung jawab besar di balik itu. Alumni mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan nama besar kampus ini, terutama D3 keperawatan diluar gaung yang lebih besar lagi, itu harapan kita,” ujar Rina Rembah.

Sementara itu Ketua Program Studi D3 Keperawatan USN Kolaka, Rosani Naim menuturkan, dari 85 mahasiswa perawat yang mengikuti Capping Day 42 di antaranya sudah mengikuti sumpah profesi dan menjadi alumni.

Sedangkan 43 lainnya kata Rosani, akan mengikuti praktek lapangan di Rumah Sakit (RS) Benyamin Guluh Kabupaten Kolaka.

“Dari 42 mahasiswa yang disumpah dan menjadi alumni, dan 43 yang Capping Day untuk praktek, akan melaksanakan praktek di Benyamin Guluh. Ada 2 mata kuliah yang dilaksanakan selama praktik, yakni materi keperawatan dasar itu 3 minggu, ditambah praktik bedah medical itu 2 minggu, jadi totalnya 5 minggu 30 Hari,” jelas Rosani Naim.

Rosani berpesan, kepada mahasiswa keperawatan yang akan melakukan praktek lapangan agar menerapkan teori yang diajarkan di kampus, seperti, etika profesi dan komunikasi.

“Selama ini mereka diajari teori, seperti apa itu etika profesi, seperti apa teknik komunikasi politik itu, jadi bagaimana mereka bisa menerapkan semua itu nanti di rumah sakit. Karena, mereka akan bekerjasama dengan berbagai profesi dan bagaimana mereka melayani pasien dan keluarganya, bagaimana mereka adaptasi dengan hal-hal tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Jamal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!