oleh

7 Objek Wisata di Kolaka Ditutup

KOLAKA, TP – Tujuh objek wisata di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditutup untuk sementara waktu. Wisatawan diharapkan untuk tidak bertandang ketempat tersebut sebelum kecewa saat tiba dilokasi wisata.

Tujuh objek wisata yang ditutup untuk sementara waktu yaitu,

1. Objek Wisata Karamba yang terletak di Desa Hakatotobu, Kecamatan Pomalaa. Objek wisata tersebut saat ini ditutup, tidak diperbolehkan masyarakat maupun wisatawan bertandang ketempat tersebut.

Objek Wisata Karamba

2. Objek Wisata Pantai Potura atau Pantai Kelelawar yang terletak di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka. Objek wisata satu ini terletak dibagian selatan Kabupaten Kolaka. Saat ini objek wisata tersebut juga ditutup untuk sementara waktu.

Objek Wisata Pantai Potura atau Pantai Kelelawar

3. Objek Wisata Pantai Kalomang yang juga terletak di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka itu, juga ditutup untuk sementara waktu. Wisatawan tidak diperbolehkan untuk bertandang ketempat tersebut.

Objek Wisata Pantai Kalomang

4. Objek Wisata Permandian Kea-Kea yang terletak di Kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, juga ditutup untuk sementara waktu. Wisata air panas yang kerap dikunjungi wisatawan itu juga ditutup oleh pemerintah.

Objek Wisata Permandian Kea-Kea

5.Objek Wisata Pantai Kajuangin yang terletak di Desa Sani-sani, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka itu, juga ditutup untuk sementara waktu oleh pemerintah.

Objek Wisata Pantai Kajuangin

6. Objek Wisata Tanjung Malaha pantai yang terletak di Desa Malaha, Kecamatan Samaturu ini, juga ditutup oleh pemerintah. Wisata tersebut berada dibagian utara Kabupaten Kolaka.

Objek Wisata Tanjung Malaha

7. Objek Wisata Tamborasi yang terletak di bagian ujung perbatasan antara Kabupaten Kolaka dan Kolaka Utara itu, juga dilakukan penutupan untuk sementara waktu. Nampak disekitar pintu masuk objek wisata dijaga ketat oleh aparat gabungan TNI Polri.

Objek Wisata Tamborasi

Penutupan ketujuh objek wisata tersebut merujuk keluarnya Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tenggara.

Salah seorang anggota kepolisian Polres Kolaka, Bripka Sugianto Hutkri yang melakukan penjagaan di Objek wisata Tamborasi kepada Triaspolitika.id menuturkan, penutupan obyek wisata tersebut guna merujuk Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tenggara tertanggal 11 Mei 2021.

“Ditutup berdasarkan surat edaran Gubernur Sultra, mulai 13 hingga 17 Mei 2021,” imbuh Sugianto Hutkri pada Triaspolitika.id Sabtu, (15/5/2021).

Kata Hutkri, salah satu isi dalam surat edaran Gubernur menyatakan, jika seluruh objek wisata pada masa Hari Raya Idul Fitri dilakukan penutupan. Hal tersebut guna mencegah terjadinya kerumunan yang dapat berpotensi penularan COVID-19 secara masif.

“Jadi untuk objek wisata Tamborasi ditutup untuk sementara waktu. Siapapun tidak dikenakan untuk masuk ditempat tersebut,” jelasnya.

Reporter : A. Jamal

HUKUM KRIMINAL